Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Minta Maaf ke Qatar atas Serangan Doha, Netanyahu: Tidak Sengaja

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2025 20:17 8:17 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 September 2025 13:00
Bagikan
Presidan AS Donald Trump memegang telepon Benyamin Netanyahu yang sedang menghubungi peminpin Qatar
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu telah meminta maaf kepada Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani atas serangan ‘Israel’ di Doha.

“Perdana Menteri Netanyahu menyampaikan penyesalannya yang mendalam bahwa serangan rudal Israel terhadap target Hamas di Qatar secara tidak sengaja menewaskan seorang prajurit Qatar,” kata Gedung Putih dalam pernyataan resminya.

Gembong zionis itu hanya meminta maaf atas syahidnya seorang warga negara Qatar pada awal bulan ini. Netanyahu bahkan sama sekali tidak menyebutkan sejumlah anggota Hamas yang syahid dalam serangan tersebut.

Melansir Anadolu pada Senin (29/09/2025), permintaan maaf itu disampaikan dalam panggilan telepon trilateral yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump.

“Beliau selanjutnya menyatakan penyesalannya bahwa, dengan menargetkan pimpinan Hamas selama negosiasi penyanderaan, Israel telah melanggar kedaulatan Qatar dan menegaskan bahwa Israel tidak akan melakukan serangan seperti itu lagi di masa mendatang,” tambah pernyataan tersebut.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

PM Qatar dikabarkan “menyambut baik jaminan itu, menegaskan kesiapan Qatar untuk terus berkontribusi bagi keamanan dan stabilitas regional.”

Serangkaian serangan penjajah ‘Israel’ gagal membunuh pimpinan Hamas di Qatar yang termasuk dalam bagian tim negosiasi dalam serangkaian serangan di ibu kota Doha pada 9 September. Hamas mengumumkan bahwa timnya, yang dipimpin oleh Khalil al-Hayya, selamat, tetapi kepala staf al-Hayya, Jihad Lebed, putranya Hammam al-Hayya, dan tiga ajudannya syahid. Seorang anggota pasukan keamanan internal Qatar juga tewas.

Gedung Putih mengatakan bahwa para pemimpin menyetujui proposal yang diajukan Trump untuk membentuk “mekanisme trilateral guna meningkatkan koordinasi, memperbaiki komunikasi, menyelesaikan keluhan bersama, dan memperkuat upaya kolektif untuk mencegah ancaman.”

Gedung Putih menyatakan bahwa Trump “menyatakan keinginannya untuk menempatkan hubungan Israel-Qatar di jalur yang positif setelah bertahun-tahun dipenuhi keluhan dan miskomunikasi bersama.”

“Presiden Trump memuji kedua pemimpin atas kesediaan mereka untuk mengambil langkah-langkah menuju kerja sama yang lebih erat demi perdamaian dan keamanan bersama,” tambah Gedung Putih.

Sebelumnya, Trump mengajukan rencana berisi 21 poin dalam pertemuan dengan para pemimpin Arab dan Islam Selasa lalu di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Rencana tersebut menyerukan penghentian permusuhan segera dan pembebasan semua tawanan ‘Israel’ dalam waktu 48 jam. Rencana tersebut juga menguraikan pembentukan badan-badan administratif internasional dan Palestina untuk secara bertahap memerintah Gaza, dengan secara eksplisit mengecualikan Hamas dari peran politik atau keamanan apa pun.

Tentara ‘Israel’ telah menewaskan lebih dari 66.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, di Gaza sejak Oktober 2023. Pengeboman tanpa henti telah membuat daerah kantong itu tidak layak huni dan menyebabkan kelaparan serta penyebaran penyakit.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuDonald TrumpHAMASHeadlineIsrael Serang DohaQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musibah Ambruknya Musala Saat Santri Shalat Ashar, Jeritan Terdegar dari Reruntuhan
Tulisan selanjutnya Dahnil Simanjuntak Wakil Menteri Haji dan Umrah Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?