Hidayatullah.com – Memasuki hari kedelapan setelah insiden, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berhasil mengevakuasi satu jenazah, menjadikan total korban runtuhnya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny mencapai 55 orang.
“Tadi baru saja ditemukan satu jenazah lagi, di reruntuhan lokasi kejadian,” lapor Faisal reporter TvOneNews pada Senin (06/10/2025) pagi.
Dari jumlah tersebut, 50 jenazah ditemukan dalam keadaan utuh sementara 5 jenazah lainnya berupa potongan tubuh. Diperkirakan masih ada 13 orang lagi yang masih belum ditemukan.
Sementara jumlah korban selamat sebanyak 104 orang, dengan enam diantaranya masih berada dalam perawatan intensif.
Hingga saat ini BNPB terus melakukan upaya pembersihan puing-puing bangunan yang ambruk.
“Semalam kami mendapatkan informasi dari BNPB, progresnya (pembersihan reruntuhan) sudah mencapai sekitar lebih dari 70 persen,” ujar Faisal.
Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue) gabungan menargetkan untuk membersihkan reruntuhan bangunan paling cepat hari ini atau besok. Hal itu untuk memudahkan proses evakuasi dan pencarian korban.
Perlu diketahui, bangunan mushola tiga lantai di asrama putra Ponpes Al Khoziny runtuh dan ambruk menimpa para santri yang sedang melaksanakan shalat Ashar pada pukul 15.00 WIB, Senin (29/09/2025).
Menurut kesaksian di lapangan, jumlah jemaah dan santri yang sedang shalat Ashar di lantai dasar bangunan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang.*




