Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Warga Sawojajar Bongkar 8 Makam “Palsu” atas Petunjuk Wangsit

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2025 07:11 7:11 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Oktober 2025 07:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Puluhan warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes melakukan aksi dramatis: mereka membongkar dan membakar delapan bangunan makam yang dianggap keramat di area perbukitan desa setempat. Kejadian ini didasari atas klaim bahwa makam-makam tersebut berdiri atas dasar wangsit atau petunjuk spiritual yang diterima sekelompok warga.

Warga yang terlibat menyebut bahwa makam-makam tersebut dibangun beberapa waktu lalu setelah muncul “wasiat gaib” yang menyebut bahwa di lokasi itu dahulu berdiri makam aulia atau tokoh spiritual. Namun tekanan dari lingkungan sekitar dan keraguan publik akhirnya memicu keputusan kolektif untuk menghancurkan bangunan makam tersebut.

Menurut keterangan warga yang ikut serta dalam pembongkaran dan pembakaran, kejadian ini bermula beberapa hari sebelumnya ketika sejumlah anggota masyarakat mendapat petunjuk gaib melalui mimpi dan tanda-tanda alam yang dianggap sebagai wangsit.

Mereka percaya bahwa makam-makam tersebut menyimpan energi negatif yang mengganggu ketentraman warga, sehingga tindakan pembongkaran dan pembakaran dianggap sebagai upaya pembersihan spiritual.

 “Kami merasakan ada sesuatu yang tidak beres di sekitar makam itu. Setelah mendapat wangsit, kami sepakat untuk membongkar dan membakar makam agar desa kami kembali nyaman dan aman,” ujar salah satu warga, Rahmat (45), menjelaskan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Seorang tokoh masyarakat setempat, yang meminta agar namanya tidak dipublikasikan, menjelaskan bahwa pembangunan makam diawali dengan niat baik untuk “mengabadikan” tempat keramat berdasarkan petunjuk batin. “Tapi lama kelamaan banyak warga resah, makam tak jelas asal-usulnya, dan rawan disalahgunakan,” ujarnya. Beberapa pihak bahkan menuding makam-makam itu sebagai makam “palsu”.

Menurut saksi mata, pembongkaran berlangsung tenang dan damai tanpa bentrokan. Material makam—a lantar batu bata, batu nisan, atap ringan—dicongkel dan diangkut ke titik pembakaran. Kemudian jenazah atau struktur makam dibakar di lokasi terbuka yang sudah ditentukan. Beberapa warga tampak merekam proses tersebut dengan telepon genggam.

Kepala Desa Sawojajar menyatakan dirinya tidak ikut terlibat langsung dalam pembongkaran, tetapi menegaskan bahwa langkah warga lahir dari keresahan publik dan dugaan penyalahgunaan kepercayaan. Kepala desa menyebut pihak desa akan memfasilitasi penyelidikan bila memang ada unsur pidana dan memastikan agar tidak muncul konflik vertikal sosial akibat peristiwa ini.

Informasi yang didapat di lapangan, bahwa sebelumnya bangunan delapan makam yang berdiri sejak tahun 2022 lalu, dibangun oleh sekelompok jamaah dari luar Desa Sawojajar. Bahkan, keberadaan bangunan makam tersebut berada di lahan milik Pemerintah Desa (Pemdes) Sawojajar, yang sebelumnya lahan tersebut digunakan sebagai kandang peternakan bebek.

“Awalnya di tahun 2022 lalu, baru ada 3 makam dan sekarang bertambah menjadi 8 makam. Bangunan makam itu tidak ada izin baik kepada pemerintah desa maupun warga dan ulama setempat,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Abdulloh Alyasa, Jumat, 10 Oktober 2025.

Pihak aparat kepolisian Sektor (Polsek) Wanasari dan Polres Brebes segera dikerahkan ke lokasi setelah laporan warga masuk. Kapolsek Wanasari, AKP Budi Santoso, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa apakah ada unsur pidana—misalnya pengrusakan atau pembakaran liar—serta memanggil pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.

“Kami menghormati aspirasi warga, namun proses hukum tetap berjalan bila ada indikasi pelanggaran,” kata AKP Budi.

Sejauh ini belum ada laporan korban luka atau konfrontasi fisik antara warga dengan aparat. Warga justru menyebut bahwa niat pembongkaran adalah untuk “membersihkan” kawasan dari bangunan yang dianggap tidak sah secara spiritual maupun hukum.

Beberapa warga menyatakan bahwa makam-makam itu justru rawan menjadi sumber kontroversi, menimbulkan spekulasi gaib, dan memicu perpecahan internal.

Keberadaan makam palsu tersebut dikhawatirkan warga dapat menyesatkan dan bahkan dijadikan ajang pesugihan. Warga setempat menilai fenomena makam palsu ini dapat membelokkan sejarah para leluhur Islam, sehingga mereka sepakat untuk membongkar dan meratakan lokasi tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BrebesDesa SawojajarKecamatan WanasariMakam Keramatmakam palsu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidayatullah Masjid Al-Aqsha DPP Hidayatullah Tegas Menolak Kedatangan Atlet Israel ke Indonesia
Tulisan selanjutnya Kemlu Bantah Prabowo Kunjungi ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?