Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

KPI Menghentikan Sementara Tayangan “Xpose Uncensored”

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2025 09:25 9:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Oktober 2025 09:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap program “Xpose Uncensored” di Trans7 setelah dinilai menayangkan konten yang melecehkan lembaga pesantren.

Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, menyatakan tayangan tersebut melanggar ketentuan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) KPI tahun 2012. Ia menyebut pelanggaran ditemukan pada Pasal 6 P3, serta Pasal 6 ayat 1 dan 2, dan Pasal 16 ayat 1 dan 2 huruf (a) SPS, yang mewajibkan lembaga penyiaran menghormati keberagaman budaya, agama, dan lembaga pendidikan.

“Di pesantren terdapat adab, asih dan peduli, ilmu dan sejarah panjang perjuangan termasuk dalam sejarah kemerdekaan bangsa ini, yang itu dilakukan sampai saat ini,” ujar Ubaidillah dalam pernyataan resmi KPI, Selasa (14/10/2025).

Ia menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai moral bangsa.

Karena itu, konten yang menampilkan pesantren secara tidak proporsional dinilai telah menyinggung komunitas santri dan para kiai.

Baca Juga

Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri

KPI menilai episode “Xpose Uncensored” yang ditayangkan pada 13 Oktober lalu tidak hanya menyalahi etika penyiaran, tetapi juga gagal menampilkan keseimbangan narasi.

“Kami berharap Trans7 melakukan koreksi secara menyeluruh terkait tayangan yang melibatkan kehidupan pesantren di Indonesia. Setidaknya harus menghadirkan tokoh yang berkualitas sebagai penyeimbang dalam menarasikan peristiwa,” jelasnya.

Menurut Ubaidillah, KPI telah memanggil manajemen Trans7 untuk klarifikasi dan meminta evaluasi mendalam terhadap format serta arah editorial program tersebut.

Ia mengingatkan agar seluruh lembaga penyiaran berhati-hati dalam mengangkat tema sensitif dan memastikan setiap tayangan tetap menghormati nilai-nilai keagamaan dan sosial.

“Hal ini juga perlu diperhatikan oleh lembaga penyiaran lain agar mengedepankan kehati-hatian secara mematuhi ketentuan regulasi agar publik menerima informasi yang benar,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Komisi Penyiaran IndonesiaKPIPondok PesantrenTrans7Xpose Uncensored
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasca Tragedi Al-Khoziny, Pemerintah Tandatangani Kesepakatan Perkuat Infrastruktur Pesantren
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Gagal Hancurkan Hamas, IDF Semakin Inferior di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

Berita
18 Juni 2026 05:59
Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Terbaru

  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah

21 Juni 2026 15:00
Berita

Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan

21 Juni 2026 14:19
Berita

Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia

21 Juni 2026 10:49
Berita

Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

20 Juni 2026 17:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?