Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pasca Tragedi Al-Khoziny, Pemerintah Tandatangani Kesepakatan Perkuat Infrastruktur Pesantren

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2025 09:34 9:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Oktober 2025 09:21
Bagikan
Kesepakatan strategis ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri
Bagikan

Hidayatullah.com– Insiden runtuhnya musala di sebuah pondok pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur membuka babak baru dalam perhatian pemerintah terhadap keselamatan para santri di seluruh Indonesia.

Sebagai respons cepat atas tragedi tersebut, pada Selasa (14/10/2025), tiga kementerian penting menandatangani Kesepakatan Bersama Sinergi Penyelenggaraan Infrastruktur Pendidikan Pesantren yang bertujuan meningkatkan standar bangunan dan lingkungan pesantren secara nasional.

Kesepakatan strategis ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kolaborasi intensif ini, ketiga instansi sepakat menguatkan koordinasi, berbagi data, dan memberikan dukungan teknis guna memastikan keamanan fisik dan kenyamanan ekosistem belajar di pesantren.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pesantren sebagai pilar utama pendidikan agama di Indonesia.

Baca Juga

senjata israel
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

“Dengan total 42.369 pondok pesantren swasta yang tersebar di seluruh nusantara, penguatan infrastruktur tidak hanya menjadi kebutuhan fisik, tetapi juga perlindungan nyata negara terhadap jutaan santri,” jelas Menag.

Ia mengingatkan agar peristiwa memilukan di Jawa Timur menjadi pijakan untuk memastikan tidak ada lagi bangunan yang membahayakan keselamatan santri.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut mendapat apresiasi atas arahan cepat dan alokasi anggaran tambahan yang diberikan sebagai bentuk komitmen nyata negara terhadap dunia pendidikan keagamaan.

“Perhatian presiden menjadi modal penting agar pemerintah bisa hadir secara nyata dalam menjaga keselamatan dan kelayakan pesantren,” imbuh Nasaruddin.

Dari sisi teknis operasional, Menteri PUPR Doddy Hanggodo mengumumkan pembentukan tim khusus untuk melakukan pemetaan dan uji kelayakan bangunan pesantren di berbagai daerah.

“Kami akan memulai dari 80 pesantren sebagai sampel untuk mengukur kualitas bangunan secara menyeluruh dan melaporkannya kepada Kementerian Agama sebagai bahan pengambilan kebijakan,” terangnya.

Selain itu, pelatihan teknis mengenai konstruksi aman dan pendampingan perizinan bangunan turut disiapkan khusus untuk pengelola pondok pesantren yang selama ini mengalami kendala administratif.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar, menyoroti kewajiban negara memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh santri agar mendapat keadilan dalam pendidikan.

“Secara sosial, keamanan belajar adalah hak fundamental yang harus dijaga oleh negara,” ucapnya.

Kesepakatan ini mencakup beberapa poin penting seperti sistem pertukaran data pesantren oleh Kementerian Agama, dukungan teknis dan supervisi bangunan oleh Kementerian PUPR, serta pengawasan perizinan yang dilakukan secara sinergis dengan pemerintah daerah. Selain menteri utama, acara penandatanganan dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Wakil Menteri PUPR Diana, serta pejabat terkait lainnya.

Melalui langkah konkret ini, pemerintah berupaya sekaligus mencegah terulangnya insiden tragis serupa yang mengorbankan nyawa dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga santri.

Keamanan dan kelayakan pusat pendidikan agama kini menjadi prioritas nasional yang harus dijaga bersama demi masa depan bangsa yang lebih aman dan berdaya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keselamatan santriPesantren al-khozinyPondok Pesantrensantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Recep Erdogan di KTT Gaza Ancaman Erdogan Bikin Netanyahu Batal Hadiri KTT Gaza di Mesir
Tulisan selanjutnya KPI Menghentikan Sementara Tayangan “Xpose Uncensored”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?