Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Gagal Hancurkan Hamas, IDF Semakin Inferior di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2025 09:36 9:36 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Oktober 2025 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Tokoh politik Palestina Dr. Mustafa Barghouti menilai perang ‘Israel’ di Gaza telah gagal mencapai tujuannya. Dalam wawancara dengan Al-Araby TV, Barghouti menyebut bahwa militer ‘Israel’ (IDF) kini justru menunjukkan tanda-tanda inferioritas setelah gagal “melenyapkan Hamas” seperti yang dijanjikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

“‘Israel’ gagal mencapai empat dari lima tujuan yang dicanangkan Netanyahu. Mereka gagal memulihkan tawanan dengan kekuatan militer, gagal mencabut perlawanan, gagal memaksakan kendali, dan gagal memaksakan normalisasi sebagai pengganti penyelesaian masalah Palestina,” ujar Barghouti.

Menurutnya, fakta bahwa ‘Israel’ kini harus bernegosiasi dengan Hamas untuk pertukaran tahanan menjadi bukti bahwa perang yang digadang untuk “menghancurkan Hamas” justru memperkuat posisi gerakan tersebut.

“Netanyahu berulang kali mengatakan akan mencabut dan memusnahkan Hamas, tapi pada akhirnya ia sendiri bernegosiasi dengan Hamas. Ini pengakuan kekalahan,” tegas Barghouti.

Dalam wawancara itu, Barghouti juga menyoroti kontras antara perlakuan terhadap tahanan ‘Israel’ dan tahanan Palestina. Ia menunjukkan bagaimana para tawanan ‘Israel’ yang baru dibebaskan “dalam kondisi baik, dihormati dan diperlakukan manusiawi,” sementara para tahanan Palestina “keluar dari penjara ‘Israel’ dalam keadaan kurus, lemah, dan teraniaya.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Itu gambar yang memalukan bagi Netanyahu. Ia ingin memperlihatkan kekuatan, tapi justru perlawanan menunjukkan moralitas yang lebih tinggi,” kata Barghouti.

Barghouti menilai bahwa kondisi ini mencerminkan kegagalan moral dan politik ‘Israel’ di hadapan dunia internasional. “Anak-anak Gaza masih hidup, rakyat Palestina masih berdiri. Masalah Palestina tidak hilang, justru semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga mengkritik keras upaya sebagian pihak di Barat untuk memisahkan Gaza dari Tepi Barat, dengan alasan keamanan atau administrasi. Menurutnya, langkah itu akan membahayakan ide negara Palestina merdeka.

“Menerima pemerintahan asing di Gaza sama saja menerima penjajahan baru. Memisahkan Gaza dari Tepi Barat berarti menghapus gagasan Palestina sebagai negara yang utuh,” katanya.

Terkait pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyebut kehadiran Hamas di lapangan “tidak bisa dihapus sepenuhnya”, Barghouti menilai itu sebagai pengakuan terselubung bahwa Hamas tetap menjadi kekuatan politik dan militer yang nyata.

“Bahkan Amerika kini menyadari Hamas tidak bisa dihilangkan. Mereka berbicara tentang pelucutan senjata perlawanan, tapi tidak pernah berbicara tentang melucuti senjata ‘Israel’ atau pemukim bersenjata di Tepi Barat,” ujarnya.

Barghouti menegaskan bahwa dalam dua tahun terakhir lebih dari 100.000 senjata beredar di tangan para pemukim ‘Israel’, yang menurutnya “berubah menjadi geng teroris yang menyerang warga Palestina tanpa hukuman.”

“Tidak ada yang menuntut pelucutan senjata pemukim atau tentara ‘Israel’. Tapi mereka menuntut pelucutan hak rakyat Palestina untuk melawan ketidakadilan. Itu bentuk ketimpangan paling jelas,” tegasnya.

Ia menutup wawancara dengan menyerukan persatuan nasional Palestina, agar seluruh faksi—termasuk Hamas dan Fatah—terlibat dalam satu posisi politik bersama menghadapi tekanan internasional.

“Hanya dengan posisi Palestina yang bersatu, kita bisa menolak proyek pemisahan Gaza dan mempertahankan hak atas kemerdekaan sejati,” kata Barghouti kepada Al-Araby TV.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlineisraelJalur GazaMustafa BarghoutipalestinaPerang Gaza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI Menghentikan Sementara Tayangan “Xpose Uncensored”
Tulisan selanjutnya Pasca KTT Gaza, Prabowo Nyatakan Siap Kirim TNI Jaga Gencatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?