Hidayatullah.com— Usai menuntaskan amanah sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah selama dua periode (2015–2025), Dr. Nashirul Haq resmi mengakhiri masa jabatannya dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan.
Dalam Munas VI Hidayatullah yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu malam (22/10/2025), ia kemudian ditetapkan sebagai Wakil Ketua Majelis Syura Hidayatullah .
Melalui Maklumat Rais ‘Aam Hidayatullah, H. Naspi Arsyad, Lc. , forum tertinggi organisasi tersebut juga menetapkan pimpinan baru: KH Naspi Arsyad sebagai Ketua Umum DPP Hidayatullah periode 2025–2030.
“Insya Allah akan terus maju dan berkembang. Syaratnya, organisasi dijalankan secara profetik dan profesional oleh para pengurus yang memiliki integritas, kapasitas dan kapabilitas,” ujar Nashirul Haq.
Regenerasi sebagai Amanat Dakwah
Menanggapi pergantian kepemimpinan di tingkat pusat, Nashirul Haq menegaskan bahwa penugasan kader muda di jajaran DPP merupakan langkah strategis dalam memperkuat dinamika organisasi.
Menurutnya, langkah itu memiliki dua tujuan utama. “Pertama, kebijakan regenerasi dengan memberi kesempatan bagi generasi muda untuk tampil berkiprah, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan organisasi,” ujarnya.
“Kedua, agar organisasi lebih dinamis dan progresif serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang menuntut gerakan akselerasi menuju terwujudnya visi dan misi organisasi.” Ia menambahkan, para kader senior tetap memiliki peran penting sebagai penentu arah dan kebijakan strategis organisasi. Dengan sinergi generasi, Nashirul optimistis masa depan Hidayatullah akan semakin gemilang.*




