Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas Tolak Resolusi Pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 November 2025 17:06 5:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 November 2025 16:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gerakan Hamas menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang pada Senin lalu meluluskan rancangan Amerika Serikat untuk membentuk “Gaza Peace Board” (Dewan Keamanan Gaza) serta International Stabilisation Force (ISF) atau Pasukan Stabilisasi Internasional di Jalur Gaza.

Dalam pernyataannya dikutip Anadolu Agency, Hamas menegaskan bahwa mekanisme resolusi tersebut “memaksakan bentuk penjagaan internasional atas Gaza,” yang menurut mereka ditolak oleh rakyat Palestina dan seluruh faksi perlawanan.

Hamas menilai bahwa mandat ISF—yang mencakup kemungkinan pelucutan senjata kelompok pejuang—membuat pasukan internasional itu tidak lagi netral dan berpotensi berpihak kepada penjajah ‘Israel’.

Resolusi tersebut disahkan dengan 13 suara mendukung, sementara Rusia dan Tiongkok memilih abstain. Dalam isi keputusan itu, Dewan Keamanan menetapkan bahwa ISF dan Dewan Keamanan Gaza akan bertugas hingga 31 Desember 2027, dengan perpanjangan mandat hanya dapat dilakukan melalui kerja sama penuh Mesir, ‘Israel’, serta negara-negara anggota yang terlibat dalam operasi ISF.

Media Palestina seperti Quds News Network dan Shehab Agency melaporkan bahwa sejumlah faksi perlawanan—termasuk Hamas dan Jihad Islam—secara tegas menolak pembentukan pasukan internasional yang diberi mandat mengatur keamanan internal Gaza.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam laporan Quds News, para analis Palestina menyebut langkah ini sebagai “upaya menundukkan Gaza melalui mekanisme pengawasan asing yang tidak mencerminkan kehendak rakyat Palestina”.

Hamas menekankan bahwa jika pasukan internasional harus dibentuk, maka penempatannya hanya dapat dilakukan di area perbatasan, untuk memisahkan pihak bertempur dan memantau gencatan senjata, serta harus berada sepenuhnya di bawah otoritas dan pengawasan penuh PBB.

Penolakan Hamas ini muncul satu bulan setelah penjajah dan Hamas menerima fase awal rencana 20 poin Gaza yang diajukan Presiden AS Donald Trump, yang mencakup gencatan senjata bagi menghentikan perang dua tahun dan perjanjian pembebasan tahanan.

Sementara itu, Amerika Serikat menyampaikan apresiasi kepada anggota Dewan Keamanan yang mendukung resolusi tersebut, serta negara-negara yang memberikan dukungan diplomasi, termasuk Qatar, Mesir, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Indonesia, Turki, dan Yordania.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Keamanan PBBGaza Peace BoardHAMASInternational Stabilisation ForceISFPasukan Stabilisasi Internasional di Jalur Gaza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendukung Palestine Action Aksi Dukung Palestine Action Berujung Penangkapan Massal, Inggris Lindungi Perusahaan Senjata ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Jerman Catat 930 Serangan Anti-Muslim dalam 9 Bulan Pertama 2025

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?