Hidayatullah.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Sertifikasi Chef Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Sabtu (22/11) di Kampus Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Sertifikasi, yang digelar oleh Koordinator Nasional Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) PP Muhammadiyah, tersebut berlangsung selama 2 hari dan diikuti 44 peserta dari tujuh provinsi.
“Kami ingin setiap dapur SPPG Muhammadiyah memiliki minimal satu chef tersertifikasi agar layanan makan bergizi bagi anak-anak benar-benar terjamin,” kata Ahmad Ma’ruf, Sekretaris Koordinator Nasional MBM PPM, dilansir Muhammadiyah.or.id pada Rabu (26/11/2025).
Dalam agenda sertifikasi para peserta mengikuti rangkaian uji berupa uji mandiri, ujian tertulis, praktik atau demonstrasi, serta wawancara.
Menurut Ahmad, sertifikasi ini merupakan bagian dari agenda resmi pihaknya sebagai upaya memastikan standar kompetensi pengelolaan dapur SPPG atau MGB yang baik.
“Kegiatan ini kami tetapkan sebagai menu wajib Kornas agar dapur SPPG dikelola secara profesional dan sesuai persyaratan Badan Gizi Nasional,” imbuh Ahmad.
Sertifikasi dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gunadharma Utama, dengan masa berlaku sertifikat tiga tahun.
Perwakilan dari LSP Gunadharma Utama, Ndaru Prasostono, menyebut bahwa rangkaian uji diberikan untuk memastikan chef memahami standar pengolahan makanan sehat dan aman.
“Berbagai proses yang kami lakukan adalah supaya para juru masak di SPPG nantinya dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, mulai dari persiapan hingga pengiriman makanan ke sekolah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan” jelas Ndaru.*




