Hidayatullah.com – Tim relawan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), bekerja sama dengan relawan Hidayatullah dan SAR Hidayatullah, terus mengupayakan penyaluran logistik ke warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang yang terisolasi akibat tertutupnya akses transportasi. Bantuan meliputi air bersih, makanan siap saji dan beras.
Pada Jumat, tim gabungan menyalurkan bantuan ke salah satu pusat titik pengungsian di perbatasan antara Karang Baru dan Kuala Simpang yang dihuni 1.347 jiwa atau sekitar 411 KK.
“Posko menampung masyarakat terdampak dari 2 kecamatan di atas,” kata Adnan Arsyad, salah satu tim relawan BMH pada Jumat (05/12/2025). Menurut Adnan, sekitar 10.000 warga terdampak di wilayah ini belum memiliki akses jalan masuk dari jalan poros sehingga belum banyak bantuan yang masuk.
“Akses bantuan ke wilayah dalam diinisiasi oleh swadaya masyarakat yg menerima bantuan di luar,” imbuhnya. Di posko tersebut, yang dipimpin kepala dusun, warga membagi dan mengatur sendiri bantuan yang ada agar terbagi rata meskipun belum mencukupi.
Masyarakat, imbuh Adnan, juga berada di bawah ancaman kesehatan serius. Kondisi posko pengungsian yang pada dan keterbatasan air bersih membuat mereka mengalami gatal-gatal, demam, serta penyakit kulit lainnya. Ditambah lagi, luka-luka akibat terkena sisa kayu dan pecahan beling yang bersembunyi di bawah lumpur.
Mari ringankan duka saudara-saudara kita yang tertimpa banjir bandang dan longsor melalui BMH.*




