Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Burkina Faso Kembali Berlakukan Hukuman Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2025 18:38 6:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Desember 2025 18:38
Bagikan
Presiden Burkina Faso Ibrahim Traoré
Bagikan

Hidayatullah.com– Rapat Dewan Menteri Burkina Faso sepakat untuk membatalkan kebijakan tahun 2018 tentang penghapusan hukuman mati, sebagai bagian dari reformasi hukum yang dilakukan oleh pemerintahan junta militer pimpinan Kapten Ibrahim Traoré.

Keputusan tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari parlemen sebelum dapat diberlakukan.

Menteri Kehakiman Burkina Faso Edasso Rodrigue Bayala mengatakan bahwa perubahan yang diputuskan pada hari Kamis (4/12/2025) itu dirancang untuk menciptakan sistem keadilan yang tanggap terhadap aspirasi rakyat, lansir RFI.

Dia mengatakan tidak adanya hukuman mati justru menyuburkan rasa ketidakamanan, dan penghapusannya justru dimanfaatkan oleh kelompok bersenjata untuk merekrut anggota baru sebanyak-banyaknya.

Burkina Faso masih menjadi berjibaku melawan kelompok bersenjata di Sahel, di mana milisi-milisi berkaitan dengan Al-Qaeda dan ISIS melakukan serangan sejak lebih dari 10 tahun lalu, sementara junta melakukan pembatasan politik dan sosial sebagai alat yang diperlukan dalam perang melawan ekstremisme.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Sejak merebut kekuasaan pada tahun 2022, junta pimpinan Traoré menunda pemilu, membubarkan komisi pemilihan independen, dan mendorong serangkaian perubahan kelembagaan yang mereka anggap perlu guna memulihkan keamanan.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang direvisi itu memperberat hukuman untuk sejumlah tindak kejahatan, menaikkan besaran denda dan menjadikan kejahatan ekonomi seperti penggelapan atau korupsi bernilai lebih dari 5 miliar franc CFA (sekitar €7,6 miliar) dapat diganjar dengan hukuman penjara seumur hidup.

Peraturan baru itu juga mengkriminalisasi “promosi praktik homoseksual dan tindakan-tindakan serupa”. Junta militer meloloskan perubahan peraturan lain pada bulan September yang menjadikan homoseksualitas sebagai tindak pidana, menjadikan untuk pertama kalinya hubungan sesama jenis terlarang di Burkina Faso.

Pemerintahan pimpinan Traoré menolak apa saja yang disebutnya “nilai-nilai Barat” yang dianggapnya merusak masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seratus Anak Korban Penculikan di Nigeria Berhasil Dibebaskan
Tulisan selanjutnya RSF Kuasai Ladang Minyak Terbesar Sudan Heglig

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?