Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seperti 2024 Tahun Ini Israel Merupakan Pembunuh Jurnalis Terbanyak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Desember 2025 18:43 6:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2025 18:43
Bagikan
Gaza dan Kematian Jurnalisme Barat
Bagikan

Hidayatullah.com– Reporters sans frontières (RSF) atau Reporters Without Borders, hari Selasa (9/12/2025), mengatakan bahwa Israel seperti tahun 2024 kembali menjadi pembunuh jurnalis terbanyak, dengan hampir setengah dari awak media yang tewas pada tahun ini di seluruh dunia direnggut nyawanya oleh Israel.

Dalam laporan tahunannya, organisasi berbasis di Paris itu mengatakan jumlah jurnalis yang tewas di seluruh dunia pada 2025 mencapai 67 orang, bertambah satu dari 66 pada 2024.

Pasukan Israel menyumbang 43 persen dari total kematian, menjadikan mereka “musuh terburuk jurnalis,” kata RSF dalam laporannya, yang mendokumentasikan kematian selama 12 bulan terakhir sejak Desember 2024. Sebanyak 29 wartawan Palestina dibunuh oleh pasukan Zionis Israel di Gaza.

Serangan tunggal paling mematikan adalah serangan “double-tap” terhadap sebuah rumah sakit di Gaza selatan pada tanggal 25 Agustus, yang menewaskan lima jurnalis, termasuk dua kontributor kantor berita internasional Reuters dan Associated Press.

Secara keseluruhan, sejak dimulainya peperangan di Gaza pada Oktober 2023, hampir 220 jurnalis sudah tewas, menjadikan Israel sebagai pembunuh jurnalis terbesar di seluruh dunia selama tiga tahun berturut-turut, menurut data RSF yang dilansir AFP.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Wartawan asing saat ini masih tidak dapat melakukan perjalanan ke Gaza — kecuali mereka mengikuti tur yang dikontrol ketat oleh militer Israel — meskipun ada seruan dari kelompok media dan organisasi kebebasan pers supaya awak media diberikan akses ke wilayah Palestina itu.

Masih menurut laporan RSF itu, tahun ini untuk ketiga kalinya berturut-turut merupakan masa paling mematikan bagi wartawan di Meksiko. Pada 2025 sebanyak sembilan jurnalis dibunuh, meskipun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berjanji akan memberikan perlindungan bagi pekerja pers.F

Di wilayah konflik Ukraina tiga jurnalis terbunuh, sementara di Sudah empat wartawan kehilangan nyawa. Keduanya termasuk negara yang paling berbahaya di dunia bagi reporter, menurut RSF.

Secara keseluruhan jumlah pembunuhan terhadap wartawan tahun lalu jauh lebih rendah dibandingkan puncaknya yaitu 142 yang tercatat pada tahun 2012, yang sebagian besar terkait dengan perang sipil di Suriah, dan lebih rendah dari rata-rata sejak tahun 2003 yaitu sekitar 80 jurnalis yang terbunuh per tahun.

Laporan tahunan RSF juga mendata jumlah jurnalis yang dipenjara di seluruh dunia karena pekerjaan mereka, dengan China (121), Rusia (48) dan Myanmar (47) sebagai negara paling represif.

Per 1 Desember 2025, sebanyak 503 wartawan ditahan di 47 negara di seluruh dunia, menurut laporan RSF tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Kembali Serang Infrastruktur Hizbullah di Libanon
Tulisan selanjutnya Kunjungi Korban Bencana Sumatra, Delegasi Palestina Kirim Bantuan Darurat Kunjungi Korban Bencana Sumatra, Delegasi Palestina Kirim Bantuan Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?