Hidayatullah.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memuji media Turki yang terus melakukan liputan berani dan berprinsip tentang konflik yang berlangsung di Gaza. Ia secara khusus juga memuji fotorgrafer Turki yang karyanya berhasil menarik perhatian dunia.
“Apa yang tercermin melalui lensa kameranya tidak hanya mengungkapkan skala mengerikan pembantaian di Gaza tetapi juga membawa perlawanan yang sah dari rakyat Palestina ke perhatian dunia,” kata Erdogan memuji Ali Jadallah, fotografer Anadolu Agency pada penghargaan budaya dan seni di Ankara pada Kamis (18/12/2025).
Ia memuji Jadallah karena telah mengungkap realitas konflik dan menghadapi audiens internasional dengan kebenaran yang keras. Menurut Erdogan, media Turki telah menjadi suara kritis menentang narasi global yang menyimpang.
“Menghadapi genosida Gaza, media Turki, terutama TRT dan Anadolu, benar-benar telah mengambil sikap berani,” katanya.
Karakteristik ini sejalan dengan sikap diplomatik Turki yang konsisten dan vokal mengenai isu Gaza, dengan membela hak-hak Palestina, mengkritik operasi militer ‘Israel’, dan menyerukan gencatan senjata segera.
Komentar presiden memperkuat kebijakan luar negeri Turki yang aktif dan independen di Timur Tengah, di mana Turki memposisikan diri sebagai pembela perjuangan Palestina. Sikap ini merupakan landasan diplomasi regional Ankara dan diikuti dengan cermat oleh sekutu dan pengamat.
Penekanan pada liputan media juga menggarisbawahi pentingnya kedaulatan naratif bagi Turki dan peran komunikasi dalam urusan internasional, dengan memandang media sebagai perpanjangan dari jangkauan diplomatik dan kemanusiaannya.*




