Hidayatullah.com—Sebuah property milik komisioner antisemitisme negara bagian Brandenburg, Jerman, menjadi target serangan pada hari Ahad (4/1/2026).
Lewat platform X, Andreas Büttner mengabarkan tentang aksi pembakaran yang dilakukan tepat di samping rumahnya. Dia menceritakan bahwa keluarganya sedang berada di rumah pada pukul 03:40 pagi waktu setempat ketika api menyala.
“Secara fisik kami taidak terluka, tetapi sangat terguncang dengan serangan serius ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa api sengaja diarahkan ke dirinya pribadi, keluarganya dan rumahnya.
“Aksi itu merupakan ekspresi kebencian dan intimidasi,” tulisnya, seraya menegaskan bahwa dirinya tidak akan terintimidasi dengan peristiwa itu.
Lewat platform yang sama dia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan dinas pemadam kebakaran kota Templin, yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Berlin kea rah utara.
Insiden itu merupakan serangan kedua yang dialami Büttner, setelah mobilnya digores dengan gambar swastika pada Agustus 2024, lansir DW.
Sementara motif serangan masih diselidiki, polisi mengatakan bahwa sebuah symbol “anti-konstitusional” ditorehkan dengan cat di dekat rumah Büttner.
Sejumlah sumber mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa simbol itu berupa segitiga berwarna merah, berkaitan dengan kelompok pejuang Palestina Hamas. Simbol ditemukan di pintu masuk rumah tetangga.
Menyusul kejadian itu, sejumlah politisi dan pejabat tinggi Brandenburg menyampaikan solidaritas untuk Büttner, termasuk Dietmar Woidke, menteri kepala (kepala pemerintahan daerah) Bradenburg, dan Menteri Dalam Negeri Bradenburg Rene Wilke, keduanya dari Partai Sosial Demokrat (SPD).*




