Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

WFP Hentikan Semua Kontrak Kerja dengan Stafnya di Wilayah Houthi Yaman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Januari 2026 11:30 11:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Januari 2026 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Lembaga urusan pangan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Food Program (WFP), mengakhiri kontrak kerja dengan semua 365 stafnya di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, kata seorang pejabat PBB hari Kamis (29/1/2026) kepada AFP.

WFP menghentikan sementara aktivitasnya di daerah-daerah yang dikuasai Houthi pada akhir Agustus 2025, setelah kelompok pemberontak itu menahan puluhan pekerjanya dalam serangkaian penyerbuan, menurut pejabat yang meminta identitasnya tidak disebutkan itu.

“Keadaan-keadaan tersebut, ditambah dengan masalah pendanaan yang semakin menantang, mengakibatkan perlunya WFP untuk mengakhiri kontrak dengan 365 anggota stafnya” terhitung akhir bulan Maret tahun ini, kata orang itu.

Staf asing yang bekerja untuk WFP sudah lebih dulu ditarik keluar dari daerah-daerah yang dikuasai pemberontak Houthi.

Sekitar 19,5 juta orang di Yaman – atau lebih dari populasi negara itu — membutuhkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2025, menurut data PBB. Kebanyakan warga Yaman saat ini tinggal di wilayah yang dikontrol Houthi.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Pada November 2025, WFP dan FAO menyebut Yaman sebagai salah satu negara dengan populasi yang paling berisiko di ambang bencana kelaparan.Namun demikian, Houthi kerap melancarkan serangan yang menarget aktivitas dan staf PBB dengan alasan mencari mata-mata yang bekerja untuk kepentingan Israel sejak pecah perang di Gaza pada Oktober 2023.

“Pekerjaan berhenti di fasilitas kami pada 25 Agustus disebabkan serangkaian penangkapan paksa,” kata pejabat PBB itu.

Sebanyak 69 staf PBB ditangkap oleh Houthi, sementara organisasi dunia tersebut menolak keras tuduhan spionase untuk kepentingan Israel, imbuh sumber itu.

Pasukan Houthi menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, pada tahun 2014 dan mengusir keluar pemerintahan yang diakui masyarakat internasional – yang kemudian berbasis di Aden.

Peperangan di Yaman, yang sebagian besar terjadi sejak gencatan senjata 2022 yang dijembatani PBB, mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dan menciptakan salah satu krisis kemanusiaan paling parah di muka bumi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi atas Menteri Dalam Negeri dan Pengusaha Iran
Tulisan selanjutnya Rusia Siap Evakuasi Stafnya di Fasilitas Nuklir Bushehr Milik Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?