Hidayatullah.com – Turki akan terus mendukung stabilitas Suriah dan akan bekerja sama dengan Arab Saudi untuk rekonstruksi Suriah. Dukungan tersebut disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuannya dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh pada Selasa (03/02/2026).
Melansir Anadolu, kedua pemimpin membahas sejumlah isu regional dan global, hubungan bilateral, energi, serta pertahanan dalam pertemuan tersebut. Termasuk juga terkait Gaza.
Ankara terus berupaya untuk rekonstruksi Gaza, kata Erdogan, seraya mendesak peningkatan upaya untuk mengakhiri krisis kemanusiaan.
Kedua pemimpin juga membahas secara rinci situasi terkini di Yaman dan perkembangan di Afrika Timur.
Erdogan menyatakan tekadnya untuk membawa hubungan antara Turki dan Arab Saudi ke “tingkat yang lebih tinggi” melalui langkah-langkah yang akan diambil di banyak bidang.
Kunjungan Erdogan ke Arab Saudi
Didampingi ibu negara dan jajaran menterinya, Erdogan secara remsi mengunjungi Arab Saudi pada Selasa.
Menteri Perdagangan Omer Bolat menegaskan bahwa perjanjian-perjanjian yang disepakati akan mengangkat hubungan Turki-Arab Saudi ke tingkat yang jauh lebih tinggi dan memperkuat hubungan ekonomi.
Menurutnya pemimpin kedua negara telah menetapkan target perdagangan jangka pendek sebesar $10 miliar dan target jangka panjang sebesar $30 miliar.
“Saya berharap tahun 2026 akan menjadi tahun di mana kita mencapai target $10 miliar,” tambahnya.
Ia mengingatkan para hadirin bahwa volume perdagangan saat ini antara kedua negara telah melebihi $8,6 miliar.
Ia mengatakan kerja sama bilateral juga semakin meningkat di industri pertahanan, khususnya dalam pengadaan dan produksi bersama.*




