Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pejabat Korea Selatan Usul Impor Wanita Asing untuk Dongkrak Angka Kelahiran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2026 18:52 6:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2026 18:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pejabat Korea Selatan yang menyarankan negaranya untuk “mengimpor wanita muda” dari Vietnam dan Sri Lanka untuk mendongkrak angka kelahiran akhirnya didepak dari partainya.

Kim Hee-soo, kepala daerah Jindo, dalam sebuah pertemuan di balai kota pekan lalu mengatakan bahwa wanita-wanita asing itu dapat dinikahkan dengan para pemuda di pedesaan.

Usulan tersebut dikemukakan di saat Korea Selatan mengalami angka kelahiran terendah selama beberapa tahun terakhir, dengan perkiraan negara dengan populasi 50 juta itu bisa berkurang penduduknya hingga separuh dalam waktu 60 tahun.

Namun, usulan Kim tersebut, yang disiarkan televisi, justru mengundang protes diplomatik dari Vietnam, kemarahan publik dan puncaknya dia didepak dari Partai Demokrat.

Upaya Kim untuk meredam kemarahan dengan cara meminta maaf di balai kota rupanya gagal total.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Kim mengatakan pernyataannya itu dimaksudkan untuk menyoroti masalah angka kelahiran di daerah pedesaan, tetapi dia juga mengakui pemilihan katanya kurang tepat, lapor media lokal seperti dilansir BBC. Sebagai informasi, pihak pemerintah setempat sedang membahas kemungkinan penggabungan wilayah dengan daerah tetangga, karena populasinya menurun.

Pemerintah Provinsi Jeolla Selatan, juga mengeluarkan permintaan maaf atas pernyataan Kim yang dianggap tidak pantas tersebut, yang “telah menimbulkan rasa sakit mendalam di kalangan rakyat Vietnam dan kaum wanita,” lapor media lokal.

Kedutaan Besar Vietnam di Seoul sudah mengeluarkan kecaman terhadap pernyataan Kim tersebut, yang dinilai mencerminkan sikap buruk terhadap para wanita migran dan kelompok minoritas di Korea Selatan.

Pihak Sri Lanka sejauh ini belum menanggapi masalah itu, lapor BBC.

Dewan Tertinggi Partai Demokrat dengan suara bulat setuju untuk mengeluarkan Kim, kata seorang juru bicara partai kepada para awak media hari Senin (9/2/2026).

Sementara itu, para aktivis wanita dan hak-hak migran dikabarkan akan menggelar unjuk rasa di depan kantor pemerintah daerah Jindo pada hari Selasa guna memprotes pernyataan Kim tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gegara Satu Puntung Rokok Uang 6 Juta Melayang
Tulisan selanjutnya Murid-murid SPI Bandung Angkatan ke-11 dalam kegiatan Rihlah di Lembang, Bandung, 7-8 Februari 2026. Murid-Murid SPI Bandung Angkatan ke-11 Akhiri Masa Belajar dengan Penelitian Ilmiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?