Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Ancam Balas serangan AS dan ‘Israel’ dengan Senjata Paling Canggih

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Maret 2026 15:39 3:39 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Maret 2026 15:37
Bagikan
Pasukan Garda Revolusi
Bagikan

Hidayatullah.com–Republik Islam Iran memberikan peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahwa negara itu masih menyimpan dan siap menggunakan peluru kendali paling maju dan paling kuat sebagai balasan atas serangan militer gabungan AS dan Israel yang dilancarkan pada 28 Februari 2026.

Jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ebrahim Jabbari, mengatakan kepada media bahwa Washington harus mengetahui Iran “memiliki senjata yang belum pernah dilihat siapa pun” dan siap digunakan dalam konflik ini.

“Pada awal perang, kami menembakkan apa pun yang tersedia di bawah tanah. Namun jika konflik ini berlanjut, Iran akan menggunakan peluru kendali paling kuat,” ujar Jabbari, seperti dikutip media internasional.

Ia menegaskan bahwa senjata baru tersebut akan segera dikerahkan di medan perang sebagai respons terhadap apa yang disebutnya sebagai tindakan agresif Washington dan Tel Aviv, dan bukan sekadar reaksi spontan atas serangan sebelumnya.

Serangan militer gabungan AS–Israel, sebagaimana dilaporkan Reuters, merupakan eskalasi besar dalam konflik yang telah berlangsung di Timur Tengah. Operasi itu melibatkan serangan udara dan rudal terhadap sejumlah fasilitas strategis Iran, termasuk instalasi militer, peluncur rudal, serta sistem pertahanan udara di Teheran dan beberapa kota lainnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sebelumnya, Presiden Trump menyebut operasi tersebut sebagai “operasi tempur besar” untuk menghadapi ancaman yang dinilai berasal dari program nuklir dan rudal Iran.

Media Iran melaporkan bahwa serangan itu menyebabkan ratusan korban sipil dan militer serta merusak infrastruktur penting. Sejumlah sumber juga menyebutkan adanya korban anak-anak di sebuah sekolah dasar di Minab, yang memicu kemarahan di dalam negeri maupun internasional.

Menanggapi serangan tersebut, Teheran segera melancarkan serangan balasan. IRGC mengklaim telah menembakkan rudal dan drone ke Israel serta ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain.

Menurut laporan The Guardian, serangan balasan Iran terjadi hanya beberapa jam setelah operasi gabungan AS–Israel, menandai peningkatan tajam ketegangan yang berpotensi meluas ke negara-negara lain.

Dalam pernyataan resminya, pejabat Iran menegaskan bahwa seluruh aset militer AS dan Israel di Timur Tengah kini menjadi target sah. Mereka juga memperingatkan bahwa “tidak ada lagi garis merah” setelah serangan tersebut.

Sementara itu, negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS mengecam serangan balasan Iran dan menilainya sebagai pelanggaran kedaulatan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejumlah tokoh dunia, termasuk Sekretaris Jenderal Antonio Guterres, memperingatkan risiko pecahnya perang yang lebih luas serta menyerukan de-eskalasi segera dan gencatan senjata.

Serangan besar pada 28 Februari 2026 dan ancaman terbaru dari Teheran untuk menggunakan persenjataan paling mutakhir mencerminkan eskalasi signifikan yang berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas kawasan dan keamanan global.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineiranIRGCKorps Garda Revolusi Islamsenjataserangan Iran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Gaza Hingga Iran, Anak-anak Tetap Jadi Target Israel
Tulisan selanjutnya Putin Sebut AS dan ‘Israel’ Jerumuskan Kawasan ke Jurang Kehancuran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?