Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rudal Patriot AS Jadi Penyebab Ledakan yang Lukai 32 Warga Bahrain

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Maret 2026 21:34 9:34 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Maret 2026 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah rudal pencegat yang ditembakkan dari sistem pertahanan udara Patriot Amerika Serikat kemungkinan besar menyebabkan ledakan mematikan di Bahrain yang melukai 32 warga sipil, termasuk anak-anak, pada 9 Maret menurut analisis ditinjau oleh Reuters.

Ledakan tersebut menghantam pemukiman Mahazza di pulau Sitra, menghancurkan rumah-rumah dan menyebabkan kerusakan parah. Otoritas Bahrain dan Amerika Serikat awalnya menyalahkan serangan drone Iran, dengan Komando Pusat AS menyebut bahwa sebuah drone menghantam daerah pemukiman.

Namun, Bahrain kemudian mengkonfirmasi bahwa insiden itu disebabkan rudal Patriot AS. Para pejabat mengklaim sistem tersebut mencegat drone Iran di udara dan mencegah apa yang mereka gambarkan sebagai “serangan yang lebih mematikan”.

Terlepas dari klaim ini, tidak ada bukti untuk mengkonfirmasi keberadaan drone di atas lingkungan tersebut.

Para peneliti dari Middlebury Institute of International Studies di Monterey menyimpulkan bahwa rudal tersebut berasal dari baterai Patriot yang dioperasikan AS di dekat Riffa, sekitar 7 kilometer dari lokasi ledakan.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Temuan mereka berdasarkan pada video sumber terbuka dan citra satelit, yang melacak lintasan rudal menuju Mahazza sebelum meledak di udara. Para ahli yang meninjau analisis tersebut menemukan bahwa hal itu konsisten dengan perilaku rudal Patriot yang diketahui.

Investigasi menunjukkan bahwa rudal tersebut meledak di atas area perumahan, menyebarkan puing-puing dan pecahan peluru di beberapa jalan dan menyebabkan cedera serta kerusakan struktural.

Para peneliti menguraikan dua skenario yang mungkin terjadi: rudal tersebut mencegat drone dan keduanya meledak, atau rudal Patriot itu sendiri meledak selama penerbangan, mungkin karena kerusakan atau kegagalan pencegatan. Mereka mencatat bahwa bukti yang tersedia membuat serangan drone langsung menjadi kurang mungkin.

Bahrain mempertahankan bahwa pencegatan tersebut menyelamatkan nyawa dan menolak laporan tentang kerusakan apa pun. Militer AS juga membantah laporan sebelumnya yang menunjukkan kegagalan serangan Patriot.

Namun, kurangnya bukti drone yang terkonfirmasi dan semakin banyaknya analisis independen telah menimbulkan pertanyaan baru tentang tanggung jawab AS.

Insiden ini menggarisbawahi risiko penempatan sistem pertahanan udara berkekuatan tinggi di daerah padat penduduk, terutama terhadap drone berbiaya rendah. Para ahli memperingatkan bahwa bahkan pencegahan yang berhasil pun dapat menyebabkan kerugian signifikan bagi warga sipil ketika ledakan terjadi di atas kepala.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASbahrainkonflik Timur TengahRudal Pencegat Patriot
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mimpi Buruk Zionis, Serangan Iran ke Israel Lukai 100 Orang Lebih
Tulisan selanjutnya Kisah Jenaka Hari Raya (3): Jamuan Lebaran dan Hadiah dari Penguasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?