Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Volkswagen Berencana Ubah Pabriknya untuk Produksi Komponen Militer Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Maret 2026 23:08 11:08 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Maret 2026 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen mempertimbangkan rencana untuk mengubah salah satu pabriknya di Jerman menjadi pusat produksi sistem pertahanan rudal Israel di tengah meningkatnya perang yang dikibarkan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah. Hal ini berdasarkan laporan Financial Times pada hari Selasa.

Produsen mobil tersebut telah mengadakan pembicaraan dengan Rafael Advanced Defense Systems Israel tentang pengalihan fungsi pabrik Osnabruck, dari produksi kendaraan menjadi pembuatan komponen untuk sistem Iron Dome Israel.

Langkah ini menggarisbawahi tekanan yang semakin besar pada sektor otomotif Jerman, yang berjuang untuk bersaing dengan produsen kendaraan listrik Tiongkok.

Selama Perang Dunia Kedua, Volkswagen menghentikan produksi mobil dan beralih ke pembuatan senjata untuk Nazi Jerman.

Apalagi rencana ini didukung dengan pemerintah Jerman, menurut laporan Financial Times. Berdasarkan rencana tersebut, pabrik akan memproduksi komponen utama Iron Dome, termasuk platform peluncuran, unit daya, dan kendaraan berat yang digunakan untuk mengangkut sistem rudal.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Produksi dapat dimulai dalam waktu 12 hingga 18 bulan dengan investasi baru yang terbatas.

Jerman adalah salah satu negara terdekat Israel, sekutu lama, dan pengekspor senjata terbesar kedua ke Israel setelah Amerika Serikat. Jerman memasok sekitar 30 persen senjata impor Israel, hanya kalah dari Amerika Serikat yang menyumbang hampir 60 persen.

Pemerintah Jerman telah menyetujui ekspor senjata ke Israel senilai lebih dari 485 juta euro sejak dimulainya genosida Gaza pada Oktober 2023, menurut data resmi yang diterbitkan oleh Bundestag pada Juni.

Pada Agustus, Jerman mengumumkan penangguhan beberapa ekspor senjata ke Israel menyusul meningkatnya tekanan untuk mengevaluasi kembali transfer senjata ke Israel di tengah laporan meningkatnya korban sipil dan terbatasnya akses bantuan kemanusiaan di Gaza.

Keputusan tersebut memengaruhi beberapa senjata dan sistem yang dapat digunakan di Gaza. Namun, pembatasan tersebut dicabut beberapa minggu setelah gencatan senjata yang rapuh diumumkan di Gaza pada Oktober.

Pada Desember, Berlin menyetujui kesepakatan senilai $3,1 miliar untuk membeli sistem pertahanan rudal Arrow 3 Israel, menyusul kesepakatan senilai $3,5 miliar dua tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, kontrak-kontrak tersebut menandai penjualan senjata terbesar Israel hingga saat ini, senilai lebih dari $6,6 miliar.

Kesepakatan ini meningkatkan industri pertahanan Israel di tengah meningkatnya isolasi internasional akibat perang di Gaza.

Israel telah membunuh lebih dari 72.000 warga Palestina dalam perangnya di Gaza sejak Oktober 2023, menghancurkan seluruh wilayah, menggunakan kelaparan sebagai senjata perang, dan secara paksa memindahkan sebagian besar penduduk di Jalur Gaza.

Kini, Israel terus melanggar gencatan senjata yang didukung oleh AS, membunuh ratusan orang dan menghalangi bantuan yang sangat dibutuhkan untuk masuk ke wilayah tersebut.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia terkemuka dan Komisi PBB telah mengkonfirmasi bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIron DomeisraelJermanKubah BesimobilVolkswagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjaga Spirit Ramadhan di Tengah Konflik Global
Tulisan selanjutnya Parlemen Israel Setujui Hukuman Mati bagi Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?