Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Filipina Darurat Energi, 700.000 Barel Minyak Rusia Tiba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2026 10:22 10:22 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Maret 2026 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kapl tanker yang membawa lebih dari 700.000 barel minyak Rusia tiba di Filipina, kata sebuah sumber yang mengetahui tentang hal itu kepada AFP hari Kamis (26/3/2026), beberapa hari setelah negara itu mengumumkan darurat energi nasional disebabkan perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Kapal tanker berbendera Sierra Leone Sara Sky, yang membawa minyak mentah berkualitas tinggi dari jaringan pipa Rusia ESPO, tiba pada hari Senin dengan dokumen menunjukkan penerimanya adalah Petron Corp, satu-satunya operator penyulingan minyak Filipina, kata sumber tersebut, yang meminta supaya identitasnya tidak diungkap karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada pers.

Filipina sangat bergantung kepada minyak impor, yang harganya melangit sejak Amerika Serikat dan sekutunya Israel tiba-tiba melancarkan serangan atas Iran, yang kemudian terpaksa membalas dengan menutup sebagian jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Seorang jurnalis AFP hari Kamis 26 Maret melihat Sara Sky merapat di Pelabuhan Limay tidak jauh dari Manila, di mana fasilitas penyulingan minyak Petron berada. Kedatangan ratusan ribu barel minyak itu diyakini sebagai pengiriman pertama minyak Rusia ke Filipina kurun lima tahun terakhir.

Pekan lalu, CEO Petron Ramon Ang mengatakan kepada AFP bahwa perusahaannya “sedang dalam pembicaraan” tentang kemungkinan pembelian minyak dari Rusia.

Baca Juga

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Hari Kamis, dia menolak untuk mengkonformasi kedatangan kapal tanker tersebut.Presiden Ferdinand Marcos hari Rabu mengatakan bahwa Filipina memperluas pencarian sumber pasokan minyaknya yang saat ini hanya memiliki cadangan untuk 45 hari.

Amerika Serikat bulan ini melongarkan sebagian pembatasan penjualan minyak mentah Rusia – yang menjadi target sanksi oleh Washington, memperbolehkan berbagai negara untuk membeli minyak Rusia yang sudah dikapalkan sampai 11 April.

Analis Kpler, Muyu Xu, mengatakan kepada AFP sekitar 120 juta barel minyak Rusia kemungkinan saat ini sedang berada dibawa kapal-kapal tanker di laut, seraya menambahkan bahwa sebagian besar dari minyak itu kemungkinan merupakan pesanan para klien dari China dan India.

Hari Kamis, Departemen Energi Filipina mengaktifkan dana darurat 20 miliar peso ($332 juta) yang menurut Menteri Energi Sharon Garin merupakan langkah proaktif guna mengamankan pasokan bahan bakar minyak.

Sebelumnya awal pekan ini Garin mengatakan bahwa Filipina juga berencana untuk menambahkah produksi listrik dari pembangkitnya yang menggunakan batubara guna memastikan biaya pengadaan listrik tidak melonjak disebabkan perang di Timur Tengah telah mengacaukan pengiriman gas alam cair (LNG).

Akibat harga LNG yang melonjak, Garin mengatakan Filipina terpaksa “untuk semntara” lebih banyak menggunakan bahan bakar fosil untuk pengadaan energinya.

Dia juga menegaskan bahwa pemasok batubara terbesar yaitu Indonesia tidak memberikan batasan berapa banyak jumlah batubara yang bisa dibeli oleh Filipina apabila diperlukan penambahan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya
Tulisan selanjutnya Kantor Perusahaan Pertahanan Israel Elbit Systems di Bern Swiss Dirusak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

5 Juni 2026 06:00
Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

5 Juni 2026 05:00
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?