Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perkuat Hulu, LPPOM Dorong Sertifikasi Halal Toko Bahan Baku untuk UMKM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2026 13:21 1:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2026 13:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati menegaskan pentingnya penguatan rantai pasok halal sejak dari hulu melalui keberadaan toko bahan baku bersertifikat halal. Langkah ini dinilai penting untuk membangun ekosistem halal nasional yang utuh sekaligus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam Puncak Festival Syawal 2026 di Jakarta, Muti mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya berhenti pada kepemilikan sertifikat halal produk. Menurutnya, pelaku usaha juga perlu didampingi agar mampu berkembang dan naik kelas secara berkelanjutan.

“Bagi kami, pemberdayaan UMKM bukan hanya soal memiliki sertifikat halal, tetapi bagaimana para pelaku usaha benar-benar dibekali agar bisa tumbuh dan berkembang,” ujar Muti di Menara Peninsula Hotel, Kamis (30/04/2026).

Tema Festival Syawal 1447 Hijriah tahun ini, yakni “Toko Bahan Baku Halal: Langkah Awal menuju UMKM Tangguh”, dipilih untuk menyoroti pentingnya membangun ekosistem halal dari sektor hulu. Muti menilai masih banyak pelaku UMKM yang mengalami kesulitan memperoleh bahan baku dengan jaminan halal yang jelas.

Ia mencontohkan pedagang bakso yang kerap menghadapi keraguan saat membeli daging di pasar tradisional karena tidak mengetahui apakah proses penyembelihannya telah sesuai syariat. Persoalan serupa juga terjadi pada penggunaan bumbu curah tanpa label dan bahan-bahan yang dikemas ulang tanpa kejelasan status halal.

Baca Juga

Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas

Di sektor usaha roti dan kue, tantangan serupa juga dirasakan para pelaku usaha. Mereka kerap kesulitan mendapatkan bahan baku dari toko yang mampu menjamin kehalalan produk, terutama bahan dalam kemasan kecil hasil repackaging.

Menurut Muti, kondisi tersebut menunjukkan bahwa toko bahan baku bersertifikat halal masih menjadi mata rantai yang lemah dalam ekosistem halal nasional.

“Padahal, toko bahan baku memiliki peran krusial dalam memastikan kehalalan produk sejak dari hulu. Kita tidak bisa hanya mendorong sertifikasi di hilir tanpa memperkuat hulunya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kewajiban sertifikasi halal tidak hanya berlaku pada produk makanan dan minuman, tetapi juga mencakup jasa, termasuk sektor perdagangan dan penjualan. Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 yang mencakup seluruh rantai pasok halal.

Selain itu, Keputusan Menteri Agama Nomor 718 Tahun 2021 juga menyebut usaha ritel, baik pasar modern maupun tradisional, termasuk kategori usaha yang wajib memiliki sertifikasi halal.

Melalui Festival Syawal 2026, LPPOM berupaya mendorong sertifikasi halal bagi toko bahan baku sebagai langkah konkret menyambungkan kembali rantai pasok halal yang selama ini terputus. Langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah proses sertifikasi halal bagi UMKM sekaligus menjaga kesinambungan jaminan halal produk. “Harapan kami, proses sertifikasi halal menjadi lebih mudah bagi UMKM dan kesinambungan jaminan kehalalannya dapat terjaga,” ujar Muti.

Festival Syawal sendiri telah berlangsung sejak bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha. Program yang dijalankan antara lain fasilitasi sertifikasi halal gratis, pendampingan toko bahan baku, webinar wajib halal, hingga penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekosistem Halallppomsertifikasi halalUMKM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raksasa Pertahanan Turki Perkenalkan Drone AI Generasi Terbaru
Tulisan selanjutnya Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong KUII VIII Hasilkan Rekomendasi Tegas Terkait LGBT

Berita
25 Juli 2026 10:32
Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Terbaru

  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura

29 Juli 2026 21:26
Berita

Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza

29 Juli 2026 20:34
Berita

Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana

29 Juli 2026 19:47
Berita

Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada

29 Juli 2026 19:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?