Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 April 2026 13:29 1:29 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 April 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Awalnya berniat memasukkan temannya ke Kristen, seorang pria asal Florida, Amerika Serikat malah masuk Islam. Hal itu dialami Rasheed (nama hijrah) saat berusia 17 tahun.

Daftar isi
  • Takut Belajar Islam
  • Teman Masuk Islam
  • Kehidupan setelah Islam
  • Islam sangat Masuk Akal
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Saya ingin menceritakan kisah bagaimana saya memeluk Islam, dan mungkin memberikan beberapa nasihat kepada orang-orang yang sedang mencoba menemukan jalan mereka, Insya Allah,” kata Rasheed dilansir situs About Islam.

Sebelum masuk Islam dan menjadi mualaf, Rasheed merupakan anak yang rajin datang ke gereja.

“Saya sering pergi ke gereja Baptis Selatan; mengikuti studi Alkitab dan kebaktian, jadi saya mengenal Alkitab,” jelasnya.

Rasheed benar-benar mendalami Alkitab hingga pengetahuannya tentang itu lebih dari anak-anak berusia 17 tahun.

Baca Juga

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’
Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir
Buka Bersama di Dam Square: Tikar Persaudaraan di Jantung Amsterdam

Takut Belajar Islam

Keyakinan ia terhadap Kristen Trinitarian sangatlah teguh, karena ia merupakan seorang jamaah gereja Baptis Selatan. Awalnya, Rasheed tidak memiliki minat untuk mengetahui Islam. Hal itu dikarenakan penggambaran media Barat terhadap Islam.

“Saya tidak banyak tahu tentang Islam, tetapi saya sebenarnya telah melakukan riset yang cukup tentang Buddhisme, Hinduisme, dan itu murni berdasarkan rasa ingin tahu dan minat pada budaya Timur,” ujarnya.

Ia juga sedikit tahu tentang Yudaisme, karena Perjanjian Lama dimasukkan ke dalam Alkitab.

Begitu teguhnya ia dibesarkan dalam gereja, Rasheed selalu berasumsi bahwa dirinya sudah berada di jalan yang benar.

Teman Masuk Islam

Hingga suatu ketika, salah satu teman dekat yang juga teman satu sekolah Rasheed masuk Islam.

“Tetapi karena dibesarkan dalam lingkungan Kristen ini, dan mengetahui bahwa dia telah meninggalkan iman yang sangat saya cintai, saya secara pribadi merasa tersinggung karena dia memilih untuk meninggalkannya,” jelas Rasheed.

Ia pun menetapkan misi untuk memurtadkan kembali temannya kembali ke Kristen, tanpa mengetahui apapun tentang agama baru temannya.

Agar misinya sukses, Rasheed pun meneliti tentang Islam. Baik melalui riset pribadi maupun berdiskusi dengan temannya. Namun hal itu malah menjadi bumerang bagi misi Rasheed.

“Jadi seiring berjalannya waktu, sebenarnya misi saya untuk membawanya keluar dari Islam membawa saya kepada Islam,” kata Rasheed.

“Ya, saya tidak mencari kebenaran seperti yang dilakukan sebagian orang. Tapi saya kira Allah membimbing saya dengan cara yang Dia lakukan, Alhamdulillah.”

Kehidupan setelah Islam

Rasheed mengatakan hidupnya tidak banyak berubah karena cara ia dibesarkan. Sebelumnya, dia tidak makan babi dan tidak minum alkohol. Ia hanya perlu shalat setiap hari.

Sementara terkait keyakinan, baginya kepercayaan kepada Tuhan seperti dalam doktrin Trinitas selalu ia terima karena itulah yang ia tidak yakini, namun ia tidak pahami.

“Jadi, jika Anda tidak memahami sesuatu, bagaimana Anda bisa benar-benar mengatakan bahwa Anda mempercayainya?” tanya Rasheed.

“Saya percaya ada Tuhan, tetapi yang berubah adalah kepercayaan saya pada Yesus (semoga kedamaian menyertainya), pada hubungannya dengan Tuhan. Itulah yang benar-benar berubah.”

Islam sangat Masuk Akal

Rasheed menyarankan jika ada seseorang yang ingin masuk Islam, maka lakukan saja. Menurutnya Islam adalah jalan hidup lengkap yang tidak ditemukan di agama lain.

“Islam sangat masuk akal, dan jalan hidup yang didorong dan diperintahkan oleh Tuhan adalah jalan hidup yang sempurna,” jelasnya.

“Saran saya adalah pastikan saja bahwa itulah yang Anda inginkan untuk diri Anda sendiri, dan lakukan saja. Jangan khawatir dan percayalah pada Tuhan. Juga, jika Anda memiliki teman Muslim yang mungkin mengajari Anda tentang Islam, tanyakan kepada mereka.

“Jadi, jika Anda telah memutuskan untuk menempuh jalan ini, maka selamat. Saya akan mendoakan Anda agar terus mendapat bimbingan dan kesuksesan di kehidupan ini dan di kehidupan selanjutnya; kehidupan yang sesungguhnya.”

Rasheed juga memiliki saran kepada mereka yang ingin mempelajari Islam;

“Berhati-hatilah dari mana Anda mendapatkan informasi. Jangan terburu-buru bergabung dengan sekte yang hanya mengandalkan slogan dan hal-hal semacam itu.

Pelajari informasi Anda, pelan-pelan saja; ini adalah awal dari jalan ini. Anda baru saja memulai. Anda tidak mungkin mencapai kebenaran tertinggi dalam waktu satu tahun atau lebih.

Luangkan waktu Anda. Selalu pastikan untuk memurnikan niat Anda, dan apa pun yang Anda lakukan adalah demi Allah, dan dalam ibadah kepada-Nya.

Saya harap kata-kata saya dapat bermanfaat bagi Anda, dan menginspirasi Anda untuk maju di jalan ini.

Doakan saya.”

Disadur dari Arsip Discovering Islam

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekisah mualafmasuk islamMualaf Centermualaf dunia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perkuat Hulu, LPPOM Dorong Sertifikasi Halal Toko Bahan Baku untuk UMKM
Tulisan selanjutnya Global Sumud Flotilla bersandar di Tunisia Israel ‘Bajak’ Armada Global Sumud, Tangkap Ratusan Aktivis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

27 Februari 2026 07:00
Cermin

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta

3 Januari 2026 19:57
Feature

Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

26 Desember 2025 17:50
Feature

Mantan Bos Mafia Australia Tembus Titik Paling Gelap Sebelum Bertemu Islam

26 Desember 2025 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?