Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI: Kehalalan Produk Harus Dijaga Sejak dari Bahan Baku

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2026 17:40 5:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2026 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis menegaskan bahwa perkembangan industri makanan dan minuman modern menghadirkan tantangan baru dalam menjaga kehalalan produk. Inovasi produk olahan yang semakin beragam, termasuk penggunaan berbagai bahan tambahan dan perisa sintetis, dinilai membuat batas antara produk halal dan syubhat semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Cholil Nafis dalam rangkaian Festival Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan LPPOM. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehati-hatian yang lebih tinggi dalam memastikan kehalalan suatu produk.

“Semakin hari, ragam makanan dan minuman berkembang sangat pesat. Di tengah dinamika ini, batas antara yang jelas halal dan yang syubhat semakin meluas,” ujar Kiai Cholil di acara puncak Festival Syawal LPPOM, Kamis (30/04/2026).

Kiai Cholil menegaskan bahwa kepastian halal tidak dapat dilepaskan dari proses audit yang ketat, terstruktur, dan komprehensif. Penetapan halal, kata dia, tetap menjadi kewenangan ulama yang dijalankan melalui mekanisme kredibel dan akuntabel bersama pemerintah.

“Untuk memastikan kehalalan suatu produk, prosesnya tidak bisa dilepaskan dari audit yang ketat dan terstruktur. Penetapan kehalalan tetap berada di tangan para ulama, sementara pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah,” katanya.

Baca Juga

Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Menurut Cholil, peran ulama tidak hanya terbatas pada aspek keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moralitas publik. Ia menilai negara yang berjalan tanpa landasan spiritual berisiko kehilangan arah, termasuk dalam aspek integritas dan kedisiplinan.

Karena itu, kolaborasi antara ulama dan pemerintah dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan nilai-nilai moral.

Dalam kesempatan tersebut, Cholil juga menyoroti pentingnya penguatan industri halal dari sisi hulu, terutama terkait bahan baku produk olahan. Ia mengingatkan bahwa kehalalan suatu produk tidak cukup dilihat dari hasil akhirnya semata, tetapi juga harus ditelusuri hingga asal-usul bahan bakunya.

“Ketika berbicara tentang produk olahan, kita tidak bisa hanya melihat hasil akhirnya. Pertanyaan mendasar yang harus dijawab adalah dari mana asal bahan bakunya,” ujarnya.

Menurut dia, tantangan semakin besar karena tidak seluruh produsen bahan olahan berasal dari dalam negeri. Banyak bahan baku yang dipasok dari luar negeri sehingga membutuhkan pengawasan dan proses verifikasi halal yang lebih ketat.

Karena itu, Cholil mendorong penguatan sinergi dalam pengembangan industri bahan olahan halal nasional. Ia menilai langkah tersebut bukan hanya penting untuk menjaga jaminan halal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi umat.

“Lebih dari sekadar sertifikasi, yang ingin kita bangun adalah pergerakan ekonomi umat yang berlandaskan prinsip kehalalan dan keberkahan,” katanya.

Cholil juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival Syawal yang dinilai menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, ulama, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem halal nasional.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun industri halal Indonesia yang kuat, berintegritas, dan berdaya saing global.

Selain itu, ia menegaskan dukungannya terhadap profesionalitas LPPOM sebagai lembaga pemeriksa halal. Menurutnya, dengan dedikasi dan integritas yang dimiliki, LPPOM diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehalalan produk sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.(

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cholil Nafisindustri halallppomMajelis Ulama IndonesiaMUIproduk halal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Global Sumud Flotilla bersandar di Tunisia Israel ‘Bajak’ Armada Global Sumud, Tangkap Ratusan Aktivis
Tulisan selanjutnya Festival Syawal LPPOM Perkuat Rantai Halal dari Hulu, UMKM Harus Naik Kelas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan pembagian vaksin
Berita

Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam

Berita
15 September 2026 10:37
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”

Terbaru

  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

17 September 2026 21:10
Berita

87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah

17 September 2026 20:49
Berita

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

17 September 2026 17:50
Berita

Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza

17 September 2026 16:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?