Hidayatullah.com– Seorang dokter asal Amerika Serikat yang terinfeksi virus Eboka di Republik Demokratik Kongo pada wabah kali ini dirawat di bangsal isolasi sebuah rumah sakit di Jerman, kata pejabat kesehatan kepada AFP hari Rabu (20/5/2026).
Pasien itu, yang diidentifikasi sebagai seorang misionaris medis Dr Peter Stafford, tiba di Jerman pada Selasa malam menjelang Rabu dini hari, setelah Amerika Serikat meminta bantuan Berlin untuk merawatnya.
“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa warga AS yang terinfeksi virus Ebola di Republik Demokratik Kongo sudah dimasukkan ke unit isolasi khusus di rumah sakit Charite di Berlin,” kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan seperti dikutip AFP.
Pihak kementerian tidak bersedia menjelaskan kondisi pasien tersebut.
Saat tiba di Jerman, pria itu keluar dari pesawat dengan mengenakan baju APD (alat perlindungan diri) berwarna putih dan masker, dan dibantu menaiki sebuah ambulan oleh orang-orang yang juga mengenakan APD, lapor koran Jerman Bild.
Bersama dengan enam orang yang kontak dengannya – diduga termasuk anggota keluarganya – Stafford diterbangkan ke Berlin dan dibawa dengan konvoi kendaraan ke rumah sakit tersebut, lapor Bild.
Para pejabat Jerman tidak bersedia memberikan keterangan apakah keluarga Stafford – yang tidak menunjukkan gejala apa pun – atau seorang dokter lain yang merawat pasien Ebola bersama Stafford juga akan dibawa ke Berlin.
Stafford tinggal di RD Kongo bersama istrinya Rebekah, yang juga seorang dokter, serta empat anak mereka yang masih kecil, menurut organisasi misionaris Kristen Serge.
Serge mengatakan Stafford terpapar Ebola saat merawat pasien di rumah sakit Nyankunde, tempat dia bekerja sejak tahun 2023.
US Centers for Disease Control and Prevention hari Senin (18/5/2026) mengatakan warga AS tersebut terinfeksi virus saat melakukan “pekerjaannya” di RD Kongo dan dites positif Ahad malam.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan wabah Ebola di RD Kongo, yang sejauh ini merenggut nyawa 130 orang, sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.*




