Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terinfeksi Ebola di Kongo Dokter Misionaris Kristen Amerika Dirawat di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2026 18:52 6:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2026 18:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dokter asal Amerika Serikat yang terinfeksi virus Eboka di Republik Demokratik Kongo pada wabah kali ini dirawat di bangsal isolasi sebuah rumah sakit di Jerman, kata pejabat kesehatan kepada AFP hari Rabu (20/5/2026).

Pasien itu, yang diidentifikasi sebagai seorang misionaris medis Dr Peter Stafford, tiba di Jerman pada Selasa malam menjelang Rabu dini hari, setelah Amerika Serikat meminta bantuan Berlin untuk merawatnya.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa warga AS yang terinfeksi virus Ebola di Republik Demokratik Kongo sudah dimasukkan ke unit isolasi khusus di rumah sakit Charite di Berlin,” kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan seperti dikutip AFP.

Pihak kementerian tidak bersedia menjelaskan kondisi pasien tersebut.

Saat tiba di Jerman, pria itu keluar dari pesawat dengan mengenakan baju APD (alat perlindungan diri) berwarna putih dan masker, dan dibantu menaiki sebuah ambulan oleh orang-orang yang juga mengenakan APD, lapor koran Jerman Bild.

Baca Juga

Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan

Bersama dengan enam orang yang kontak dengannya – diduga termasuk anggota keluarganya – Stafford diterbangkan ke Berlin dan dibawa dengan konvoi kendaraan ke rumah sakit tersebut, lapor Bild.

Para pejabat Jerman tidak bersedia memberikan keterangan apakah keluarga Stafford – yang tidak menunjukkan gejala apa pun – atau seorang dokter lain yang merawat pasien Ebola bersama Stafford juga akan dibawa ke Berlin.

Stafford tinggal di RD Kongo bersama istrinya Rebekah, yang juga seorang dokter, serta empat anak mereka yang masih kecil, menurut organisasi misionaris Kristen Serge.

Serge mengatakan Stafford terpapar Ebola saat merawat pasien di rumah sakit Nyankunde, tempat dia bekerja sejak tahun 2023.

US Centers for Disease Control and Prevention hari Senin (18/5/2026) mengatakan warga AS tersebut terinfeksi virus saat melakukan “pekerjaannya” di RD Kongo dan dites positif Ahad malam.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan wabah Ebola di RD Kongo, yang sejauh ini merenggut nyawa 130 orang, sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Butuh Minyak Inggris Diam-diam Longgarkan Sanksi Atas Rusia
Tulisan selanjutnya Jerman akan Tempatkan Rudal Patriot di Tenggara Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

Berita
16 Agustus 2026 10:55
PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan

Terbaru

  • Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
  • Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
  • Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional
  • Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT
  • BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah

20 Agustus 2026 18:04
Berita

1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi

20 Agustus 2026 15:00
Berita

LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan

20 Agustus 2026 14:00
Berita

Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

20 Agustus 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?