Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Libanon Bilang Penarikan Pasukan Israel Tidak Dapat Dinegosiasikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Mei 2026 08:57 8:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Mei 2026 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Libanon Joseph Aoun, hari Senin (25/5/2026), mengatakan penarikan Israel dari bagian selatan wilayah negara itu merupakan tuntutan “yang tidak dapat dinegosiasikan” yang akan terus diupayakan oleh pihak berwenang melalui negosiasi.

Dalam sebuah pernyataan dalam rangka memperingati penarikan Israel sebelumnya dari Libanon selatan pada tahun 2000 setelah sekitar dua dekade pendudukan, Aoun mengatakan bahwa “tahun ini, peringatan pembebasan datang ketika Libanon dibebani oleh kenyataan yang menyakitkan.”

“Serangan Israel belum berhenti dan desa-desa tercinta kita di selatan masih menderita di bawah pendudukan yang baru,” kata Aoun seperti dilansir Reuters.

Tentara Israel, yang menginvasi Libanon selama perang terbaru dengan Hizbullah yang dimulai pada 2 Maret, beroperasi di dalam “garis kuning” yang mereka deklarasikan sepihak, yang membentang sekitar 10 kilometer (enam mil) ke dalam wilayah Lebanon.

Militer Israel juga melakukan serangan besar-besaran jauh di luar zona garis kuning tersebut meskipun gencatan senjata seharusnya berlaku sejak 17 April.”Libanon tidak akan menerima kenyataan ini,” tegas Aoun.

Baca Juga

Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

“Jalan menuju penarikan penuh pasukan Israel akan tetap menjadi tuntutan nasional yang tak tergoyahkan dan konstan yang diupayakan oleh negara Libanon melalui opsi negosiasi,” imbuhnya.

Lebanon dan Israel memulai pembicaraan penting yang dimediasi Amerika Serikat bulan lalu dan sedang mempersiapkan putaran keempat yang akan digelar pada awal Juni, yang didahului oleh pertemuan antardelegasi militer di Pentagon pada 29 Mei.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem pada hari Ahad (25/5/2026), menegaskan kembali penentangannya terhadap pembicaraan langsung dengan Israel dan penolakan terhadap perlucutan senjata kelompoknya.

“Jika pemerintahan [Libanon] ini tidak mampu menjamin kedaulatan, mereka harus pergi,” kata Qassem, seraya menambahkan, “Di mana kedaulatan jika Amerika yangmenjalankan roda negara Lebanon?”

Aoun mengatakan bahwa negosiasi dengan Israel “bukanlah konsesi maupun penyerahan diri.”

“Pembebasan wilayah bagian selatan adalah tugas yang diemban oleh negara dengan dukungan rakyatnya,” kata Presiden. Libanon itu.

Pihak berwenang Libanon berkomitmen untuk melucuti senjata Hizbullah dan melarang aktivitas militernya setelah kelompok itu menyeret Lebanon ke dalam perang Timur Tengah dengan serangan roket ke Israel, sebagai balasan atas serangan Zionis yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

Pada hari Ahad, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengutuk apa yang disebutnya sebagai “seruan sembrono Hizbullah untuk menggulingkan pemerintahan Libanon yang terpilih secara demokratis,” menuduhnya “secara aktif berusaha menyeret Libanon kembali ke dalam kekacauan dan kehancuran.

“Qassem mengatakan bahwa “rakyat memiliki hak untuk turun ke jalan dan menggulingkan pemerintah” sebagai tanggapan terhadap serangan Israel dan sanksi AS terhadap lembaga keuangan yang berkaitan dengan Hizbullah, al-Qard al-Hassan yang ingin ditutup oleh Beirut atas desakan Washington.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Drone Pengintai ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

Berita
10 Juli 2026 17:23
Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran

11 Juli 2026 10:28
Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

11 Juli 2026 10:20
Berita

Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

11 Juli 2026 09:55
Berita

Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

10 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?