Hidayatullah.com – Fenomena matahari tepat di atas Ka’bah atau dikenal dengan Rashdul Qiblat atau Istiwa A’zam diprediksi akan terjadi pada Kamis 28 Mei 2026.
Melansir Saudi Gazette pada Senin (25/05/2026), langit di atas Makkah akan menyaksikan fenomena matahari sejajar tepat di atas Ka’bah pada Kamis, 28 Mei, sekitar pukul 12:18 siang waktu setempat.
Direktur Masyarakat Astronomi Jeddah, Eng. Majed Abu Zahra, menggambarkan fenomena tersebut sebagai peristiwa astronomi yang tepat dan menarik minat luas di kalangan mereka yang ingin menentukan arah kiblat.
Ia mencatat bahwa hal ini memberikan kesempatan langsung untuk memverifikasi perhitungan geografis dan astronomi tanpa instrumen yang rumit, terjadi ketika matahari mencapai posisi tampak tepat di atas Ka’bah dan sinarnya jatuh hampir tegak lurus terhadapnya.
Abu Zahra menyatakan bahwa pada saat sejajar, bayangan yang dihasilkan oleh benda-benda vertikal di sekitar Makkah hampir menghilang karena sinar matahari jatuh hampir tegak lurus pada permukaannya.
Fenomena ini terjadi dua kali setahun karena matahari bergerak tampak di antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan karena kemiringan sumbu bumi sekitar 23,44 derajat, memungkinkannya melewati garis lintang Makkah dua kali setahun, sekali ke utara dan sekali ke selatan.*




