Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Advertorial

Di Tobelo Empat Santri Berbagi 1 Al-Quran

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 2 November 2016 10:46 10:46 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 29 Oktober 2016 20:30
Bagikan
Santri Pondok Pesantren Ragaiyah di Tobelo saat belajar mengaji pada sore hari.
Bagikan

SORE itu Ramang Pudu terpaksa harus menunggu dalam waktu lama untuk belajar ngaji pada ustadznya. Penyebabnya, sang ustadz masih tertuju sepenuhnya memberi pengajaran tahsin pada Abdurrahman Fadil, teman Ramang. Tetapi persoalan bukan karena sang pengajar hanya ingin mengajar satu per satu pada sang santri, melainkan karena keterbatasan sarana belajar.

“Kita punya al-Quran sangat terbatas di TPA, sehingga para santri belajar mengaji bergantian. Mestinya paling tidak bisa menghadap guru ngajinya dua atau tiga orang sekaligus,” kata Ust. Taufikurahman, Pimpinan Pondok Pesantren Ragaiyah di Halmahera Utara atau Tobelo, belum lama ini.

Ia menjelaskan, satu al-Quran yang ada di TPA pondok biasa digunakan untuk 4 santri saat mereka belajar al-Quran. Jumlah kitab al-Quran saat ini kurang dari 15 buah, sementara santri ada 50 anak.

Mereka belajar mengaji pagi dan selepas sore, yaitu pada saat jam sekolah dan setelah Magrib. Pendidikan al-Quran yang diberikan beragam, mulai dari pelajaran pengenalan huruf sampai menghapal al-Quran. Ramang Pudu dan Abdurrahman Fadil yang merupakan siswa SMA kelas 3 di pondok, saat ini tahap awal menghapal juz 30.

“Agak kesulitan juga santri belajar tajwid saat mereka mengaji bersama karena tidak semua anak pegang al-Quran,” kata Taufikurahman.

Baca Juga

Buat Avatar Profil Kartun Unik dari Foto Anda
Pengaruh Desain Pedang Tiongkok terhadap Gaya Pedang Demon Slayer
BMH Bersama Impact Dampingi Pemberdayaan Perempuan Eks-Baduy Kembangkan Kerajinan Koja di Lebak
Apa yang Ramadan Ingatkan Kita tentang Strategi Trading Jangka Panjang
Panduan Lengkap Mengonversi PNG ke JPG dengan Mudah dan Efisien

Biasanya saat kegiatan mengaji akan dimulai, baik pagi atau selepas sore, para santri berebut al-Quran. Siapa yang lebih cepat memegang al-Quran, dia pula akan lebih cepat menghadap guru ngajinya. Sementara yang lain menunggu bergiliran.

Menurut Taufikurahman, kondisi al-Quran yang ada pun tidak dalam keadaan bagus. Sebagian besar sudah lepas sampulnya, bahkan juga ada lembaran-lembaran isinya yang terlepas atau robek.

Pihak pondok karena keterbatasan dana masih belum bisa menyediakan al-Quran secara memadai. Kondisinya masih memanfaatkan al-Quran yang ada.

“Para santri secara individu juga masih belum bisa menyediakan al-Quran secara mandiri,” jelas Taufikurahman. Hal ini karena mereka rata-rata dari keluarga tidak mampu.

Saat ini Taufikurahman sangat berharap ada pihak-pihak yang bisa membantu memberi wakaf al-Quran kepada pondok yang dipimpinnya. Ia bahkan berharap, bantuan al-Quran itu tidak hanya untuk kepentingan belajar santri, tetapi juga ditujukan untuk warga di sekitar pondok. Masih banyak umat muslim di sekitar pondok yang di rumahnya tidak memiliki al-Quran, sehingga mereka pun kesulitan belajar al-Quran.

Baca informasi mengenai Tebar Sejuta Quran

Sebagaimana diketahui Pondok Pesantren Ragaiyah berada di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat. Di desa ini merupakan satu-satunya berpenduduk Muslim dari sejumlah desa di Tobelo Barat. 95% berprofesi sebagai petani, sisanya Pegawai Negeri Sipil, buruh, nelayan, dan lain-lain.

Di sebelah barat Desa Togoliua berbatasan dengan Desa Kesuri, di sebelah timur berbatasan dengan Desa Gonga. Sebelah utara Desa Paca dan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Gamsungi. Penduduk desa-desa itu umumnya umat Nasrani.

Di samping di pondok, para ustadz juga mengajar mengaji di TPA kawasan transmigrasi di Desa Cemara Jaya, Kec. Wasile, Halmahera Timur. Umumnya orang tua santri berprofesi sebagai petani. Baik di Desa Togoliua atau di Desa Cemara Jaya, fasilitas listrik hanya tersedia saat malam hari saja.

Bagi umat Islam yang ingin berwakaf al-Quran ke pondok ini, serta daerah-daerah terpencil lain di Indonesia yang mengalami kekurangan al-Quran, dapat melalui: sejutaquran.org.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ponpes RagaiyahTobelowakafwakaf al-Quranwakaf quran indonesia timurwakaf sejuta quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjelasan Sekjen PBNU soal Status Nusron Wahid
Tulisan selanjutnya [Foto] Aksi Ribuan Pemuda Jabar Desak Ahok Diproses Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Advertorial

Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

12 Februari 2026 16:35
Advertorial

Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

12 Februari 2026 15:35
Advertorial

Cara Buat Logo Animasi Menggunakan Online Video Editor

2 Februari 2026 16:32
Advertorial

Panduan Langkah demi Langkah: PNG ke JPG untuk Editing Video AI

2 Februari 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?