Hidayatullah.com-Hingga saat ini Palestina masih dalam blokade kekuasaan Israel. Menurut layanan informasi kemanusiaan yang disediakan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA), mencatat setengah lebih dari warga Palestina di Jalur Gaza bergantung pada bantuan makanan dari luar.
Sejak 2007, Jalur Gaza berada di bawah blokade Israel yang zalim dan melumpuhkan perekonomian warga Gaza serta merampas hak jutaan penduduk dari banyak komoditas penting mereka, termasuk makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.
Pada tahun 2019 lalu, Kementerian Pembangunan Sosial di Jalur Gaza merilis bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran di Jalur Gaza mencapai hampir 75 persen. Embargo terhadap Palestina yang berkepanjangan membuat situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk.
Nusantara Palestina Center (NPC) salah satu lembaga Non Governmnet Organization yang bergerak di bidang pendidikan, kemanusiaan dan aksi sosial meluncurkan Program Qurban Kasih Palestina.
Lembaga binaan Abdillah Onim ini, terus berkomitmen memprakarsai program kerja untuk misi kemanusiaan di bumi Palestina. Hal ini ditunjukkan dengan kembali dilaksanakannya Program Qurban Kasih Palestina di tahun 2020.
“Program ini sangat dinanti oleh warga Palestina. Kurban di Palestina mudah dan tepat sasaran. Mengingat warga Palestina terus mengalami krisis kemanusiaan akibat blokade Israel,”kata pria yang biasa disapa Bang Onim ini.
Tahun 2019 lalu, NPC berhasil menyalurkan sebanyak 367 hewan kurban. Diantaranya 121 unta, 9 sapi dan 237 domba, serta dengan total berat daging kurban keseluruhan sebesar 31.256 kg.
Sementara itu, penerima manfaat dalam Program Qurban Kasih Palestina ini berjumlah 20.945 orang.
Wilayah pendistribusian daging kurban terklasifikasikan menjadi 5 wilayah. Pertama di wilayah Gaza Utara, mencakup kota Jabalia, Bei Lahia dan Beit Hanoun. Kedua di wilayah kota Gaza, mencakup Shojaia, Zeetoon, Aldarag, Syekh Redwan dan Gaza bagian Barat. Ketiga di wilayah Gaza Tengah, mencakup Dair Albalah, Nussirate, Alburaigae dan Almaghazi. Keempat di wilayah Rafah. Dan kelima di wilayah Khanyounis.
Sedangkan dana yang berhasil dihimpun pada program ini ialah sebesar Rp. 4,6 Milyar
Selengkapanya silahkan download Galery NPC 2019: https://www.npc.or.id/majalah-galeri-kegiatan-npc-2019/
Dengan Program ini, NPC mengajak masyarakat dan publik Indonesia untuk melaksanakan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Palestina.
Program ini digagas untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia, serta menjadikan momen ibadah kurban sebagai upaya untuk berbagi kasih sayang kepada sesama, terutama kepada warga Palestina yang terzalimi oleh kekejaman dan kebiadaban tentara militer Israel.
Firman Allah swt.,
وَيُطْعِمُوْنَ الطَّعَامَ عَلٰى حُبِّهٖ مِسْكِيْنًا وَّيَتِيْمًا وَّاَسِيْرًا
“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan,”
اِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِـوَجْهِ اللّٰهِ لَا نُرِيْدُ مِنْكُمْ جَزَآءً وَّلَا شُكُوْرًا
“(sambil berkata), sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridaan Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih dari kamu.” (QS. Al-Insan 76: Ayat 8-9)
Warga Palestina hingga kini menjadi orang yang ditawan oleh Israel. Sungguh menjadi keutamaan yang sangat besar bagi siapapun yang ikut membatu dan memberikan makanan bagi mereka yang ditawan.
Ada juga program Sedekah Daging Kurban diperuntukkan bagi siapapun yang ingin berbagi daging di hari raya Kurban untuk dibagikan kepada para kaum dhuafa dan anak yatim Palestina, dengan dana di bawah harga hewan Qurban, sehingga kategori pahalanya sebatas sedekah daging biasa, dan bukan merupakan ibadah Qurban menurut ketentuan syar’i.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Qurban Kasih Palestina dan Sedeqah Daging bisa langsung membuka link di https://donasi.npc.or.id/ atau menghubungi atau menghubungi call center NPC via WhatsApp +62 811 99 444 96.