Hidayatullah.com—Tahun Baru Hijriyah merupakan sejarah dalam peradaban dunia. Demikian disamapaikan Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di depan para mahasiswa.
“Saya senang sekali bahwa di berbagai macam media sosial saat ini banyak yang mempublikasikan tentang peringatan tahun baru Islam, berarti sudah banyak yang tahu bahwa tahun baru Islam merupakan sejarah dalam peradaban dunia,” demikian ujarnya saat membuka acara peringatan Tahun Baru Hijriyyah 1 Muharran 1437 di depan segenap civitas akademik dan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor UNIDA Gontor, Selasa (13/10/2015) malam.
Acara yang dihadiri 960 mahasiswa ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya, tetapi ada hal yang berbeda dari tahun sebelumnya yaitu tempat berkumpulnya acara ini dulunya di Masjid Jami’ Universitas sekarang diadakan di gedung terpadu yang dibangun kurang lebih 1 tahun dengan biaya 70 milyar lebih.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan sambutan oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil yang merupakan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.
Dalam paparannya, Gus Hamid, demikian akrab disapa, menyampaikan awal mula penentuan tanggal dan Tahun Hijriyah.
“Tahun ini merupakan hasil daripada ijtihad para Sahabat Nabi dikarenakan kesulitan dalam menentukan patokan waktu dan penanggalan dalam surat menyurat. Atas instruksi Umar Bin Khattab, penanggalan diambil dari awal mula peristiwa hijrah Makkah-Madinah. Terminologi hijrah dalam surah al-Mudatsir juga diartikan sebagai hijrah diri dari kemaksiatan ke dalam kebaikan,” ujarnya.
Acara ini disambut antusian mahasiswa.
“Acara peringatan dan penampilan seperti ini patut diapresiasi karena mayoritas anak muda saat ini hanya tahu kapan Valentine’s, Tahun Baru Masehi, bahkan Hari Natal, tahu tidak tahu Tahun Baru mereka sendiri,” ujar Agus salah satu mahasiswa yang hadir.*/Pengirim, Indra Ari Fajari, Mahasiswa PKU Angkatan-IX