Hidayatullah.com– Sebuah komunitas menamakan diri mereka dengan Beta Hijrah Community menggelar kegiatan halal bi halal dan tabligh akbar yang berlangsung di Masjid Raya Nuruss’adah, Kamis malam (04/07/2019).
Kegiatan mulai malam hari usai shalat isya dari pukul 20.00 berakhir 21.30 WITA. Acara menghadirkan keynote speaker yakni ustadz kondang asal Makassar, Dr Das’ad Lathif.
Terlihat hadir dalam kegiatan antara lain Ketua DPRD Prov NTT, Ketua KKSS Prov NTT, Ketua MUI NTT, Ketua IPHI, Ketua DMI Kota Kupang, segenap pengurus dan imam masjid, ketua-ketua ormas dan paguyuban, ibu-ibu Majelis Taklim Foshimata, Salimah NTT, ratusan masyarakat Muslim dan Muslimat kota Kupang dan sekitarnya.
Sambutan dan sekaligus pengantar dari ketua panitia penyelenggara yakni Rakha Syafur. Ia menyampaikan bahwa keberadaan Komunitas Beta Hijrah dalam rangka mengajak muda mudi Islam khususnya remaja masjid agar bersama sama melangkah dalam sebuah perubahan untuk ke arah yang lebih baik.
Tak lupa pihak panitia memnyampaikan limpahan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang telah turut mensukseskan kegiatan ini. Atas doa dan dukungan dari berbagai pihak, Alhamdulillah, acara bisa terselenggarakan.
“Semoga langkah awal Komunitas Beta Hijrah ini dapat memberikan setitik cahaya untuk generasi Muslim-Muslimat milenial kota Kupang,” kata Rakha.
Sambutan Anwar Puageno selaku Ketua DPRD Provinsi NTT. Ia menyataka siap mendukung setiap kegiatan keIslaman yang mana dapat membangkitkan semangat keberagaman dan sekaligus mengingatkan dirinya sebagai pejabat publik.
Pesan dalam ceramah halal bi halal dari Das’ad Lathif adalah jaga ukhuwah/persatuan dalam bingkai keIslaman. Karena kata ustadz, orang yang senantiasa menjaga ukhuwah akan banyak teman dan orang yang banyak teman pasti banyak pula yang mendoakan untuknya.
Das’ad juga mengajak kepada jamaah agar tidak sombong, karena kesombongan itu pakaian milik Allah Subhanahu Wata’ala.
“Tingkat kesombongan paling tertinggi seorang makhluk adalah tidak mau sujud kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Maka kunci untuk mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat ialah jagalah shalat lima waktumu. Hargailah perbedaan tentang khilafiyah yang ada. Jangan pernah mengusik satu sama lain. Insya Allah damailah hidupmu,” demikianlah pesan dai kondang yang telah banyak memberikan pencerahan ke berbagai pelosok tanah air.
Kegiatan ini ditutup dengan doa oleh ust Muhsin Thalib selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kupang. Alhamdulillah.* Kiriman Usman Aidil Wandan/PENA Kupang