Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cover Story

Datang untuk Jadi Pecundang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Mei 2010 12:13 12:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Mei 2010 12:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari naas itu tak bisa dihindari Ahmad Buchiki. Dia lagi berjalan-jalan bersama istrinya yang sedang mengandung. Namun, siapa sangka bila hari itu adalah saat terakhir dia bersama orang yang dicintainya.

Tiba-tiba tubuh pria berusia 30 tahun keturunan Aljazair itu diberondong senapan. Pria yang bekerja sebagai pelayan di Lillehammer akhirnya tewas seketika.

Keesokan harinya, 22 Juli 1973, pihak kepolisian Norwegia berhasil mengungkap pelaku pembunuhan itu. Mereka para agen Mossad. Dua di antara mereka, Dan Ert dan Marianne Gladnikoff, tertangkap saat berada di bandara Oslo. Pelaku lainnya digrebek saat berada di sebuah rumah persembunyian.

Mereka datang ke Norwegia sebenarnya untuk menghabisi Hassan Salamah, Kepala Intelijen PLO yang dituduh sebagai otak pembunuhan 11 atlet Israel pada Olimpiade Munich tahun 1972.

Namun, mereka salah mengidentifikasi. Pria yang mereka berondong itu bukan orang yang mereka cari. Akibatnya, pada tahun 1996, pemerintah Israel membayar kompensasi sebesar 283.000 US dollar kepada istri dan anak-anak Buchiki.

Baca Juga

Pakar Filsafat Islam UNIDA Ungkap Penyebab Generasi Muda Terpapar Ateisme di Media Sosial
(Video) Tante Dolly Telah Pergi
(Video) Menguji Toleransi di Bali
Usaha Mengkaji Ulang “Paradigma Baru” LDII
Dr. Ending: Penyerangan Satu Bukti Kesesatan Akidah LDII

Para agen Mossad itu tidak lama mendekam di penjara, karena mendapat pengampunan. Sementara kepala operasinya, Mike Harari, tidak ditangkap dan ia kemudian berpetualang sebagai penjual senjata internasional. Kejadian yang dikenal dengan Peristiwa Lillehammer ini merupakan satu dari rentetan kegagalan Mossad.

Masih ada beberapa kegagalan fatal lainnya. Padahal, Mossad biasa digambarkan sebagai badan intelijen yang hebat dan seakan-akan tidak mengenal kegagalan. Berikut ini beberapa peristiwa yang memaksa Mossad menjadi pecundang:

1954:

Saat musim panas, pelaku Operasi Susannah tertangkap oleh pemerintah Mesir. Mereka meledakkan beberapa fasilitas Amerika dan Inggris di Kairo dan Iskandaria. Tujuan mereka agar pemerintah Mesir menuding Al Ikhwan Al Muslimun sebagai pelakunya.

18 Mei 1965:

Eli Cohen, seorang mata-mata Mossad dihukum gantung di Damaskus Square, setelah dua tahun menjalankan aksinya. Dia membocorkan rahasia militer Syiria kepada Israel.

24 April 1991:

Empat agen Mossad ditangkap karena berusaha memasang alat penyadap di Kedutaan Iran di Nicosia, Siprus. Mereka dibebaskan setelah disidang, karena membayar uang tebusan sebesar USD 1.000.

15 November 1995:

Tidak hanya gagal menjalankan tugas, bahkan Mossad gagal melindungi Perdana Menteri mereka sendiri, Yitzak Rabin dari pembunuhan yang dilakukan Yigal Amir, seorang warga Israel. Menyusul peristiwa itu, Shabtai Shavit didesak mundur dari jabatannya sebagai Direktur Mossad. Kemudian Shimon Peres menunjuk Danny Yatom sebagai pengganti.

24 September 1997:

Dua agen Mossad yang membawa paspor Kanada masuk ke Yordania tertangkap setelah melakukan percobaan pembunuhan terhadap salah satu aktivis Hamas, Khalid Misy’al. Banyak kerugian yang harus dibayar atas kegagalan operasi ini.

Kegagalan intelijen Israel selama perang di Libanon tahun 2006, juga telah mencederai citra Mossad di mata Arab. Lebih konyol lagi saat perang berlangsung, Mossad mengklaim bahwa mereka berhasil menahan seorang tentara Iran di Libanon Selatan. Padahal, yang mereka tangkap hanyalah seorang petani miskin yang kebetulan bernama Hasan Nashrallah.

Untuk menggambarkan kegagalan Mosaad itu, cukuplah kita meminjam ungkapan Julius Kaisar dengan sedikit ’modifikasi’. “Kami datang, kami perang, dan kami menjadi pecundang.” [Thoriq/Dija/Sahid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intel dengan Visa Turis
Tulisan selanjutnya M. Jibriel: Saya Disiksa dan Ditelanjangi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Cover Story

Kenapa Mereka Marah?

10 Juli 2013 04:19

Suka Duka Perjuangan Da’I di Daerah Pelosok Kupang NTT

24 Mei 2013 09:38

Bertahan di Tengah Kesunyian demi Dakwah

21 Mei 2013 17:15

Penjaga Akidah Muslimah Dari Larantuka (2)

16 Mei 2013 10:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?