Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Menghadapi Wukuf, Beberapa Layanan Haji Dihentikan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 16 September 2015 07:39 7:39 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 16 September 2015 07:39
Bagikan
Layanan pengantaran jamaah haji dengan bus Shalawat.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah layanan bagi jamaah haji akan dihentikan sementara untuk mempersiapkan pelaksanaan wukuf di Arafah pada Rabu (23/9/2015) yang dilanjutkan dengan Mabit di Muzdalifah dan Mina (Armina).

Layanan katering justru sudah dihentikan pada Senin (14/9/2015), dan giliran layanan bus Shalawat segera dihentikan mulai Sabtu (19/9/2015) guna persiapan masa Armina. Bus shawalat akan kembali melayani jamaah setelah masa Armina selesai.

Dalam pengumuman yang tertera dalam salah satu bus shalawat tertulis, “Angkutan shalawat akan berakhir tanggal 19 September 2015. Salat Zuhur sudah tidak ada lagi bus. “Sebelum Zuhur, masih ada bus shalawat yang mengantar jamaah haji ke Masjidil Haram. Namun demikian setelah Zuhur tidak ada bus lagi sehingga jamaah tidak bisa lagi menggunakan bus shalawat untuk pulang ke pemondokan,” jelas Kabid Transportasi PPIH, Subhan Cholid, Selasa (15/9/2015), dilansir laman Kemenag.

Bus shalawat akan kembali beroperasi pada tanggal 28 September 2015. Pada hari itu, bus shalawat akan mulai mengantar kembali jamaah yang pulang dari Masjidil Haram usai salat Zuhur. Selanjutnya, bus itu akan mengantar jamaah dari pemondokan ke Baitul Haram pulang pergi.

Sehubungan penghentian sementara layanan bus shalawat, jamaah yang ingin ke Masjidil Haram harus menggunakan angkutan umum. Namun demikian, Menag Lukman Hakim Saifuddin mengimbau agar kesempatan tidak beroperasinya bus shalawat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan dengan beristirahat dan menjalani ibadah di pemondokan masing-masing.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Menag meminta para jamaah tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram bila penginapannya jauh dari Masjidil Haram.

Di sisa waktu yang ada jelang puncak haji, Menag Lukman Hakim meminta jemaah beristirahat menyiapkan diri menghadapi puncak haji di Arafah dan Mina. Ibadah shalat dan ibadah sunnah lainnya dapat dilakukan di penginapan. “Jadi sebaiknya di pondokan saja. Istirahat untuk persiapan wukuf di arafah,” tuturnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haji 2015layanan haji
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 91,5 Persen Jamaah Haji Sudah Berada di Makkah
Tulisan selanjutnya Korban Crane Diberi Santunan Milyaran dan Jadi Tamu Haji Raja Saudi Tahun Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?