Hidayatullah.com—Pemerintah Arab Saudi (KSA) akan menyediakan layanan terbaik kepada para jamaah ketika menjalankan ibadah umrah dan pengunjung ke Masjidil Haram selama Ramadhan.
Jaminan disampaikan Gubernur Makkah merangkap Ketua Komite Haji Pusat, Pangeran Khaled Al-Faisal ketika menghadiri pertemuan bersama Wakil Gubernur Makkah, Pangeran Abdullah untuk membahas persiapan pemerintah sempena bulan Ramadhan bakal menjelang.
Selain itu, Kementerian Haji turut menyajikan perencanaan operasinya pada bulan Ramadhan, termasuk pengembangan sistem otomatis di Bandara Internasional King Abdulaziz dan Pelabuhan Jeddah bertujuan merekam segala kelemahan yang terjadi serta melaporkan kepada perusahaan umrah.
Proyek itu juga akan mendirikan pemantauan langsung secara online yang terhubung dengan jaringan kontrol di Makkah dan Madinah, tulis Arab News.
Selain itu, persediaan ketika bulan Ramadhan yang dilaksanakan oleh pihak manajemen Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mencakup mengatur imam, bekerjasama dengan otoritas keamanan, menyusun aturan keluar masuk jamaah serta memastikan salinan dan terjemahan al-Quran disediakan.
Baca: Sekarang Visa Umroh Dapat Dikonversi Menjadi Visa Turis
Pihak manajemen juga memastikan kebersihan, pemeliharaan dan fasilitas, menyediakan air zamzam, menjalankan pengawasan, menjaga pintu masjid serta menjamin kendaraan multiguna bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus secara gratis.
Kota Makkah akan mengawasi operasi dan memelihara infrastruktur seperti jalan, terowongan, jaringan lampu, tempat parkir mobil, toilet umum, taman umum serta area hijau.
Rencana ini juga termasuk menambah jumlah pekerja pembersihan dan kebersihan, memperpanjang waktu kerja mereka selain menyediakan tim dukungan tambahan untuk buruh serta peralatan jika terjadi darurat.*