Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Jamaah Haji Wukuf di Bawah Suhu Panas 36 derajat Celsius

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2019 22:55 10:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2019 22:55
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Wukuf sebagai puncak ibadah haji dilaksanakan oleh lebih dari 2,5 juta jamaah haji dari berbagai negara di Padang Arafah di bawah cuaca terik, Sabtu (10/08/2019) waktu Arab Saudi.

Pada hari pelaksanaan wukuf, cuaca di Saudi mencapai 36 derajat celsius.

Saat cuaca panas di Arafah mencapai 36 derajat hingga pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS), meningkat dibandingkan pukul 06.30 WAS yang berada di posisi 29 derajat, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) terus menyampaikan imbauannya.

Melalui pengeras suara, petugas mengingatkan agar jamaah haji tak banyak beraktivitas di luar karena cuaca terik. Jamah diimbau lebih banyak berada di tenda menjalankan amalan ibadah.

Beberapa saat setelah puncak haji berlangsung, cuaca berubah drastis. Hujan mengguyur Padang Arafah Sabtu (10/08/2019) siang jelang sore WAS. Berdasarkan informasi dihimpun, hujan turun sekitar pukul 14.45 WAS.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

“Arafah diguyur hujan,” ujar Harun salah seorang jamaah haji kepada hidayatullah.com sekitar pukul 19.45 waktu Indonesia barat (WIB). Ada perbedaan sekitar 4 jam antara WAS dan WIB.

Guyuran hujan ini berlangsung setelah 45 menit jamaah haji Indonesia menyelesaikan rangkaian ibadah wukuf. Mulai dari pembacaan Al-Qur’an, shalat berjamaah, khutbah wukuf, hingga berdoa bersama.

Pada sekitar pukul 14.45 WAS itu, jamaah haji seluruh dunia sedang berdiam diri di dalam tenda masing-masing, melaksanakan rangkaian wukuf di Padang Arafah.

Setelah cuaca panas mendera hingga 36 derajat, terjadi perubahan tiba-tiba di Arafah. Dari dalam tenda, mulai terdengar petir menyambar di langit. Tampak awan menghitam. Tidak lama kemudian, rintik hujan turun, membasahi Tanah Arafah. Kian lama kian deras diiringi angin.

Beberapa jamaah haji dari beberapa tenda berdiam diri, tampak bergegas menuju pintu tenda. Ternyata sebagian jamaah penasaran benarkah hujan turun di tengah proses ibadah wukuf.

Mendapati hujan sedang turun, ucapan syukur keluar dari mulu jamaah, saat tangan menggapai air yang jatuh dari langit. Hujan berkah mengiringi puncak haji di Arafah.

“Hujan ini mendinginkan kita, mengantarkan kepada kesejukan,” ucap jamaah haji lainnya bernama Efa Ariani kutip MCH, Sabtu (10/08/2019). Efa pun semringah dan seakan tak peduli hujan membasahi baju ihram yang dipakainya.

Baca: Hujan Guyur Arafah di Hari Pelaksanaan Wukuf

Sementara itu, Syahruddin, jamaah lainnya, menuturkan jika salah satu waktu mustajab saat berdoa adalah ketika hujan Ia pun mengajak melantunkan doa untuk diri sendiri diri, keluarga maupun umat Islam lainnya.

“Doa saat hujan, Allahumma shayyiban naafi’an. Semoga hujan yang turun membawa manfaat dan keberkahan,” ungkapnya.

Sementara itu, saat pelaksanaan wukuf, Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, wukuf di Padang Arafah merupakan medium kembali ke jati diri. Kemampuan untuk berkontemplasi, berdiam diri melakukan refleksi mengenali jati diri sesungguhnya sebagai manusia.

Hal ini, jelasnya, sesuai dengan ajaran agama Islam yang menitiktekankan pada aspek kemanusiaan.

“Wukuf adalah medium bagaimana kita mampu kembali ke jati diri. Ketika kita mengenali diri kita sendiri, kita pun mampu mengenali Tuhan kita,” ujarnya saat memberi sambutan pada puncak ibadah haji, wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, Sabtu (10/08/2019).

Menag bertutur, bagaimana ketika Rasulullah ditanya para Sahabat tentang ciri-ciri kemabruran. Ternyata jawaban Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sangat sederhana tapi bermakna besar. Yakni, memberi makan sesama manusia.

Makan sesungguhnya simbol dari kebutuhan pokok setiap manusia.

“Ketika kita bertanya apakah haji kita mabrur, seberapa besar kita peduli terhadap kebutuhan pokok sesama kita, makan simbol kebutuhan pokok itu,” ujar Menag.* (MCH/SKR)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arafahhajihaji 1440H/2019Mhujanjamaah haji IndonesiaPuncak Hajiwukuf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hujan Guyur Arafah di Hari Pelaksanaan Wukuf
Tulisan selanjutnya Meski Kabut Asap, Warga Kota Pekanbaru Tetap Takbiran Keliling

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?