Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Telah Buktikan Janjinya Sebagai Agresor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Maret 2003 19:01 7:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Maret 2003 19:01
Bagikan
Bagikan

Subuh Kamis (20/3) kemarin, Presiden Amerika Serikat, George W Bush telah menandai penyerangan terhadap negara Iraq. Militer AS dan sekutunya, membuktinya janjinya untuk mengeroyok sebuah bangsa yang telah memiliki kedaulan dengan dalih senjata pemusnah massal. Seperti yang dapat dilihat melalui berbagai liputan TV, langit Kota Baghdad bagian selatan kontan menyala. Suara sirine tanda bahaya meraung-raung berbaur dengan suara letupan pesawat pengebom yang dijatuhkan militer AS. Sejumlah warga sipil Irak dilaporkan terluka di Baghdad akibat serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat. Demikian disampaikan pejabat Departemen Penerangan Iraq, hari ini. Sepeprti dikutip AFP, sekurang-kurangnya lima peluru dijatuhkan di kawasan berpenduduk yang dilancarkan pada Kamis petang itu. Sebuah rumah sakit pemerintah dan rumah sakit bersalin dilaporkan telah hancur. Dalam pidatonya sebelum menyerang Iraq, Bush sempat mengakui bila AS telah menyerang Iraq sejak subuh. Namun Bush menegaskan, dirinya tak punya ambisi apapun di balik agresi tersebut. Dalam pidatonya, Bush mengemukakan cita-citanya –yang banyak dijadikan dalih untuk memikat penduduk dunia– “Memerdekakan penduduk dunia dari ancaman senjata pembunuh massal yang dimiliki Irak”, katanya. Bush bahkan sempat juga meminta seluruh warga AS berdoa, terutama buat kerabat-kerabat yang ditugaskan maju ke medan perang agar kembali dalam keadaan selamat. Bush juga menyatakan akan bertanggung jawab terhadap warga Irak korban perang. “Kami berkomitmen merehabilitasi rakyat Irak setelah perang,” kata dia. Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih Ary Fleisher juga membenarkan AS sudah secara resmi memerintahkan tentaranya menyerbu Irak sejak pagi buta tadi di waktu setempat. Sejauh ini, Presiden Irak Saddam Hussein dilaporkan masih bertahan di Baghdad. Putranya tertuanya Uday bahkan berpidato lewat radio nasional Irak untuk membakar semangat rakyatnya. “Tuhan melindungi Irak! Tuhan Melindungi kita semua”. Televisi setempat juga menyiarkan acara-acara patriotik, termasuk parade militer pro-Presiden Saddam dan lagu kebangsaan Irak. (AFP/hrk)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemred dan Wartawan <i>Tempo</i> Dianiaya Preman di Kantor Polisi
Tulisan selanjutnya Berbagai Tokoh Islam Temui Dubes Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

Artikel
2 Agustus 2026 19:33
Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil
Di Era AI, Perpustakaan Menjadi Benteng Informasi Sahih
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia

Terbaru

  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
  • Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?