Hidayatullah.com–Serangan bom pesawat Israel yang terbang rendah pada jam 1 pagi itu menggemparkan penduduk Beirut yang sedang tidur.
Menurut sumber Israel, serangan itu dilakukan selepas Sharon mengadakan perundingan dengan pemimpim militernta untuk membincarakan tindakan balas dendam Israel terhadap serangan Hizbullah.
?Serangan udara adalah antara pilihan yang dipersetujui,? kata mereka.
?Israel tidak boleh berdiam diri melihat serangan dilakukan tetapi kami tidak mau memperhebat tindakan pasukan atas Suriah dan Libanon,? ujar seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya.
Serangan di atas wilayah Libanon Selatan itu dilakukan pasukan Israel selepas seorang Yahudi Israel terbunuh dan lima yang lainnya mengalami cedera dalam serangan yang dilakukan para pejuang Hizbullah.
Menurut Israel ini adalah serangan kedua selama tiga hari yang dilakukan pejuang Hizbullah guna menyeberangi wilayah perbatasan dan tindakan itu mungkin akan membuat Israel membuka kembali perbatasan Utara untuk melakukan peperangan selepas menutupnya selama tujuh bulan.
Pasukan Israel mengaku, serangan atas kampung Tayr Harfa di satu kawasan bukit menelan banyak korban. Diantaranya ikut memusnahkan senjata yang digunakan pejuang Islam Syi?ah.
Tentara Israel terus menjadi orang-orang yang beringas, seperti halnya yang selama ini mereka lakukan terhadap penduduk Palestina. (AFP/cha)