Hidayatullah.com–Ancaman tersebut dikeluarkan Sabtu (17/1) pada saat kabinet Israel bersiap-siap untuk memutuskan apakah akan menentang atau tidak suatu sidang pengadilan dunia mengenai pagar pertahanannya di Tepi Barat, yang menurut negara Yahudi itu diperlukannya guna mencegah serangan Hamas dan kelompok perlawanan lain Palestina.
“Israel akan membayar dengan harga yang mahal atas usahanya untuk melukai atau membunuh Syeikh Yassin dan para pemimpin lain Hamas,” demikian pernyataan Brigade Izzudin al-Qassam, dari kelompok Hamas, yang dikirim ke kantor perwakilan AFP di Gaza. “Kami akan membuat Zionis Israel tenggelam dalam lautan darah.”
Peringatan tersebut merupakan jawaban atas suatu ancaman yang tersirat yang dikemukakan oleh Wakil Menteri Pertahanan Israel Zeev Boim untuk memulai kembali kebijakan pembunuhan para pemimpin gerilyawan Palestina setelah ia mengatakan bahwa Syeikh Yassin yang sudah sepuh itu adalah orang yang terancam dibunuh.
“Syeikh Yassin terancam dibunuh, dan ia harus menyembunyikan diri jauh ke bawah tanah sampai ia tidak akan mengetahui perbedaan antara siang dan malam hari. (wpd)