Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Sandera Italia itu Bela Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2004 09:15 9:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Oktober 2004 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Simona Pari dan Simona Torretta, yang disandera di Iraq sejak tanggal 7 September terlihat ikut dalam pawai menentang pendudukan di Iraq beberapa saat usai dibebaskan.

Di hari pertama mereka bebas, mereka bukannya berterima kasih kepada perdana menteri, Silvio Berlusconi atas upaya pembebasan mereka, Simona Pari dan Simona Torretta, jutsru mendesak pemerintah Italia agar menarik tentaranya dari Iraq.

Meski telah ditawab oleh milisi Iraq, bekas sandera itu mengatakan mereka tetap ingin melanjutkan pekerjaan mereka di Baghdad. Simona Pari dan Simona Torretta bahkan sempat menyatakan rasa terima kasihnya kepada negara-negara Arab, para pejuang kemerdekaan Iraq, dan serta dunia Muslim yang ikut berusaha membebaskan mereka.

Lebih jauh, dua mantan tawanan itu mengatakan, bahwa persepsi mereka tentang Iraq sebagai sebuah negara yang diduduki, yang berjuang untuk bebas, tidaklah berubah.

“Perang gerilya sah-sah saja, tetapi saya menentang penculikan warga sipil,” kata Simona Torretta, yang mahir berbahasa Arab dan pernah tinggal di Iraq sebelum Saddam Hussein digulingkan, kepada harian Corriere della Sera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita harus bedakan terorisme dan perlawanan. Saya mengatakan itu sebelum ini dan saya ulangi lagi hari ini,” kata Torretta.

Selian mengecam tindakan pendudukan pasukan koalisi di negeri itu, Nona Torretta melanjutkan lagi bahwa pemerintah perdana menteri Iraq, Iyad Allawi hanyalah “pemerintah boneka di tangan Amerika”. (bbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden SBY dan tantangan Hegemoni Amerika (2)
Tulisan selanjutnya Jerman Sambut Hari ‘Masjid Membuka Pintu’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?