Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Islam, Konstitusi Baru yang diinginkan warga Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2005 11:00 11:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2005 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ulama Syi’ah menginginkan Islam diakui sebagai pedoman dasar dalam konstitusi baru di Iraq. Setidaknya, konstitusi harus menjamin aturan legal bagi persoalan-persoalan pribadi seperti pernikahan, dan harta waris sebagaimana diatur dalam sistem Syariah. Tetapi, Amerika, yang sejak awal berambisi mengatur Iraq, menganggap pandangan arah konstitusi baru Iraq itu sebagai sebuah kemunduran. Karena itu, ulama-ulama Syi’ah meminta agar AS tidak ikut campur dalam soal konstitusi baru Iraq.

“Konstitusi merupakan dokumen paling berbahaya di negeri ini dan dokumen terpenting yang akan menentukan masa depan negara ini. Itu harus ditulis dengan sangat hati-hati,” ungkap Alaaden Muhammad al-Hakim, putra sekaligus juru bicara Ayatullah Muhammad Said al-Hakim, salah satu ulama Syi’ah paling senior di Iraq.

Syarat Kosntitusi

Di lain pihak, para pemimpin ulama Sunni, yang sejak awal tak begitu mendukung Pemilu Iraq menuntut syarat penting dalam penentuan konstitusi baru di negeri itu. Mereka mendesak agar jadwal penarikan pasukan asing pascapemilu segera dibuat, sebagai syarat kesediaan membahas konstitusi baru.

Komunitas muslim Sunni memang memberikan sinyal positif terhadap ajakan pemerintah Iraq untuk berpartisipasi dalam penyusunan konstitusi baru pascapemilu parlemen. Namun, mereka mengajukan syarat yang lumayan berat, yakni meminta kepastian waktu penarikan pasukan asing dari bumi Iraq. “Kami bilang kepadanya (Qazi) bahwa kami punya syarat dan kami akan membahasnya dengan partai-partai yang memboikot pemilu dan akan mengajukan sikap bersama,” terang Jubir Komite Pelajar Muslim Omar Ragheb, menyusul pembicaraan dengan utusan khusus PBB Ashraf Qazi, Sabtu kemarin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Banyak pengamat yakin bahwa konstitusi yang akan disusun majelis nasional hasil pemilu 30 Januari lalu akan dihormati secara luas jika elite Arab Sunni yang mendominasi pemerintahan sebelumnya dilibatkan dalam proses tersebut.

Sementara itu, di Najaf, dua ulama senior Syi’ah di Iraq meminta agar Islam dijadikan satu-satunya sumber hukum dalam konstitusi baru negara itu. “Seluruh ulama dan Marja (empat ulama tertinggi) dan sebagian besar rakyat Iraq ingin majelis nasional menjadikan Islam sebagai sumber perundang-undangan dalam konstitusi tetap dan menolak hukum apa pun yang berlawanan dengan Islam,” terang Ibrahim Ibrahimi, perwakilan Ayatullah Mohammad Ishaq Al-Fayad, dalam statemennya kemarin.

Sumber dekat Ayatullah Ali Al-Sistani, pemimpin spiritual Syi’ah Iraq, juga mengatakan bahwa Sistani menginginkan Islam menjadi sumber hukum dalam konstitusi yang akan disusun 275 anggota majelis nasional. Meski mayoritas rakyat Iraq baik dari kalangan Syi’ah atau Sunni menerima konstitusi berdasarkan Islam, benyak pengamat menilai, Amerika tak akan membiarkan rencana itu berjalan mulus. (ap/afp/rtr/kp/jp/)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Air Liur Kelelawar Untuk Stroke
Tulisan selanjutnya Habibie Khawatirkan Dana Bantuan Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?