Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Restoran di AS Melawan Atheisme dengan Strategi Diskon

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Juli 2012 23:49
Bagikan
restoran Prudhomme's Lost Cajun Kitchen di Lancaster Citiy
Bagikan

Hidayatullah.com–Restoran Prudhomme’s Lost Cajun Kitchen di tengah kota Lancaster County, Pennsylvania, Amerika Serikat, memiliki cara unik dalam melakukan pendekatan religius pada masyarakat yang mulai meninggalkan gereja.

Restoran ini selalu memberikan potongan harga 10% kepada pengunjungnya yang datang membawa buletin dari gereja di sekitar kota Lancaster setiap hari Minggu.

Pemilik restoran ini menjelaskan, tujuan ini diadakan selain untuk promosi juga bisa mensugesti masyarakat untuk pergi ke gereja. Salah satu hal untuk membuktikan seseorang telah mengikuti kebaktian di gereja adalah dia pasti membawa buletin mingguan dari kebaktian gereja tersebut.

“Hari minggu adalah hari yang baik, di mana banyak orang pergi ke gereja. Saya mencoba menghargai mereka ketika di sisi lain bisnis kami diuntungkan dengan mengapresiasi mereka,” jelas Sharon Prudhomme si pemilik restoran yang mengakui banyak pelanggannya dari kalangan pendeta gereja di sekitar Lancaster.

Namun begitu, metode promosi Sharon ini mendapat protes dari seorang atheis bernama John Wolff yang juga aktivis dari Freedom From Religion Foundation (organisasi untuk kebebasan beragama). Menurutnya, strategi promosi ini sangat mendiskriminasi dirinya sebagai seorang atheis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kenapa mereka harus melakukan promosi dengan sentimen religius, padahal saya (yang seorang atheis) tidak memiliki niat buruk,” jelasnya seperti yang dikutip huffingtonpost.com (10/07/2012).

Lelaki yang telah menjadi atheis sejak berumur 15 tahun ini menilai, tidak seharusnya sebuah bisnis harus digerakkan dengan manajemen yang rasial, seakan seorang atheis adalah sesuatu yang lebih rendah dari mereka yang beragama.

Walau Sharon telah mendapat kecaman dari organisasi tersebut, Sharon tetap menjawabnya dengan santai.

“Sebenarnya tidak perlu terlalu pusing dengan meributkan strategi promosi restoran kami. Silakan saja datangi gereja manapun tanpa harus ikut kebaktian dan ambil satu buletin, lalu datanglah ke sini, kamu akan tetap kami berikan diskon,” jawabnya santai dan tetap tidak terganggu untuk meneruskan tradisi restorannya tersebut yang ternyata mampu membuat orang kembali ke gereja, ketika hegemoni pemikiran bebas dan atheisme terus menjangkit anak-anak muda di AS.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malapetaka Panas Di Amerika
Tulisan selanjutnya Parlemen Inggris Garap UU Anti-Produk Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?