Rabu, 27 Juli 2005
Hidayatullah.com–Republik Islam Iran mengharapkan peran proaktif Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam upaya mencegah propaganda anti Islam yang bertujuan mendiskreditkan umat Islam. Pernyataan itu disampaikan oleh Deputi Urusan Media dan Informasi Menteri Kebudayaan Iran, Sayyid Muhammad Sahafi, dalam sidang Komisi Penerangan OKI yang berlangsung di Kairo, Mesir.
Dalam pernyataannya, Muhammad Sahafi juga mengecam aksi pengeboman yang terjadi di London dan Sharm As-Syeikh, Mesir.
Sidang Komisi Penerangan OKI digelar Senin kemarin di Kairo serta dihadiri oleh para menteri penerangan dan informasi dari negara-negara anggota OKI termasuk di antaranya Iran, Malaysia, Suriah, Arab Saudi, Tunisia, dan Senegal.
Tak Ada Kaitan
Sementara itu. sekjen PBB, Kofi Annan menyatakan, aksi peledakan yang terjadi di London dan Sharm As-Syeikh tidak ada kaitannya dengan Islam. Seperti dilaporkan Kantor Berita IRNA, pernyataan itu disampaikan Senin kemarin oleh Annan. Sambil menolak keterkaitan Islam dengan terorisme, Annan menambahkan, terorisme sama sekali tidak ada hubungannya dengan agama dan madzhab apapun.
Lebih lanjut Annan menjelaskan, saat ini dunia internasional harus bersatu dan bahu-membahu dalam memberantas terorisme. Annan juga menekankan bahwa, PBB dan Majelis Umum PBB harus memainkan peran urgen dalam memerangi fenomena teror. (irib/irna)