Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

8 Hari Menikah, Istri Dorong Suami Masuk Jurang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2013 09:15 9:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2013 09:15
Bagikan
Salah satu tempat di Glacier National Park.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang wanita di negara bagian Montana, Amerika Serikat, didakwa dengan pasal pembunuhan setelah mengaku mendorong suaminya ke jurang hingga tewas di hari ke-8 pernikahan mereka, kata pihak berwenang dilansir BBC Selasa (10/9/2013).

Jordan Linn Graham, 22, muncul di pengadilan federal pada hari Senin kemarin dan dituntut atas kematian Cody Johnson pada 7 Juli lalu.

Polisi mengatakan, Graham awalnya berbohong mengenai apa yang terjadi pada malam hari itu. Dia melaporkan suaminya, yang berusia 25 tahun, hilang kepada pihak berwenang keesokan harinya.

Keluarga Johnson meminta agar dilakukan penyelidikan, setelah tubuh pria itu ditemukan oleh tim pencari dengan menggunakan helikopter di tempat curam bernama Loop, di Glacier National Park pada 12 Juli.

Menurut pernyataan tersumpah dari FBI, di awal interview pada 9 Juli Graham mengatakan kepada polisi bahwa dirinya menerima pesan singkat (SMS) dari suaminya yang mengatakan akan pergi jalan-jalan dengan seorang temannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wanita itu juga mengatakan, dia dan suaminya punya kebiasaan menghapus SMS, oleh sebab itu tidak bisa menunjukkan bukti SMS tersebut kepada polisi.

Dua hari kemudian, wanita itu menjadi orang pertama yang melaporkan tentang penemuan mayat suaminya.

Dalam pernyataan tersumpah FBI tersebut, seorang petugas penjaga hutan mengatakan, adalah janggal apabila wanita itu bisa menemukan mayat suaminya.

“Itu adalah tempat yang dia ingin lihat sebelum mati,” kata si wanita beralasan.

Dalam pernyataan tersumpah kepada polisi tanggal 16 Juli, yang dimuat oleh koran Missoulian, wanita itu mengaku telah berbohong tentang kematian suaminya.

Dia mengaku, telah mengatakan kepada penyidik bahwa mereka berdua bertengkar saat sepakat untuk melakukan hiking menyusuri tebing di sekitar Loop, di mana pertengkaran semakin memanas.

Jonhson mencengkeram lengan Graham, sebelum akhirnya wanita itu bisa menyingkirkan tangan suaminya. Dan karena kemarahan yang memuncak, dia mendorong suaminya ke belakang dengan kedua tangannya. Akibatnya, suaminya jatuh ke jurang dengan wajah terlebih dahulu.

Graham mengaku ragu dengan pernikahannya yang baru berusia beberapa hari, begitu menurut SMS yang diduga dikirimkannya ke seorang teman satu malam sebelum Johnson tewas.

Dia menulis, “sedang memikirkan ulang tentang pernikahan ini,” kata FBI.

Malam itu dalam SMS, dia mengatakan kepada temannya akan berbicara kepada suaminya.

“Tapi beneran serius, jika kamu tidak mendangar apapun dari aku sejak malam ini, maka sesuatu telah terjadi,” tulis Graham di dalam SMS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mari Belajar dari Sifat Besi
Tulisan selanjutnya vaksin afrika Gagal Gelar Olimpiade 2020, Erdogan Tuding IOC Abaikan Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?