Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ikhwanul Muslim Dilarang Mencalonkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Agustus 2005 03:47
Bagikan
Bagikan

Rabu, 18 Agustus 2005

Hidayatullah.com– Presiden Mesir Husni Mubarak nampaknya masih suka berkuasa. Beberapa hari lalu Presiden Mesir itu mulai berkampenye dengan menunjukkan program kerjanya melalui iklan di koran lokal. Husni harus bersaing dengan sembilan calon. Anehnya partai Islam Al-Ikwan al-Muslimun dilarang mencalonkan diri.

Kampanye pemilihan presiden di Mesir mulai digelar, Rabu (17/8). Sembilan calon presiden termasuk Husni Mubarak bertarung memperebutkan suara selama tiga pekan. Dari seluruh calon, cuma Mubarak satu-satunya kandidat yang mengkampanyekan diri lewat iklan komersial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden yang berkuasa sejak 1981 itu memasang program kerjanya satu halaman penuh dalam koran lokal.

Pesaing terkuat Mubarak adalah seorang pengacara muda bernama Ayman Nur dan Nouman Ghoma`a dari Partai Liberal Ghad. 
 
Kandidat kuat untuk menyaingi Mubarak adalah Ayman Nur, seorang pengacara muda dan Nouman Ghoma`a. Ayman Nur disokong Partai Liberal Ghad sedangkan Nouman Ghoma`a dari Partai Wafd. Partai ini pernah mendominasi peta politik Mesir sebelum tentara menumbangkan sistem monarki pada 1952.

Pemilihan kepala negara di Mesir yang akan dilaksanakan pada 7 September mendatang dinilai paling kompetitif.

Selama dua dasawarsa, Mesir selalu mengetengahkan calon tunggal, yaitu Husni Mubarak. 

Mubarak selalu melarang partai Islam Al-Ikwan al-Muslimun untuk tampil. Perilaku Mubarak ini mirip saat mantan Presiden Soeharto berkuasa yang hanya menjadikan partai-partai Islam sekedar simbol pelengkap.

Sikap Mubarak ini sebenarnya telah memunculkan rasa muak di masyarakat. Di Kairo, telah beberapa terjadi unjuk rasa menentang pencalonan kembali dirinya.

Bulan Juli lalu, unjuk rasa menentang Mubarak berujung keributan. Insiden terjadi kala polisi menghadang aksi gerakan warga Mesir untuk perubahan atau dikenal Kifaya.

Rakyat Mesir menolak Mubarak mencalonkan diri untuk kelima kalinya pada pemilihan umum karena akan merusak proses demokrasi. Apalagi, pemilu pada 7 September mendatang adalah hajat pertama paling demokratis di negeri itu karena calonnya lebih dari satu.

Namun bisakah Mubarak melepas begitu saja kekuasaan yang telah lama ia peluk erat itu? (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asap Hutan Indonesia Makin Merepotkan Malaysia
Tulisan selanjutnya Warga Palestina Sambut Pengosongan Pemukim Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?