Jum’at, 2 September 2005
Hidayatullah.com–Dragan Zelenovic, yang dicari untuk diadili di Denhaag karena penyiksaan dan memperkosa wanita Muslim pada saat perang Bosnia 1992-95, ditangkap di distrik otonomi Khanti Mansiisk di Siberia Barat, kata kantor berita itu Selasa (30/8).
"Dokumen yang dibutuhkan untuk ekstradisinya telah dipersiapkan dan akan dikirim ke penuntut umum Rusia," kata wakil kepala penuntut distrik, Vladimir Tyulkov, sebagaimana dikutip kantor berita itu.
Dutabesar Rusia untuk Bosnia mengatakan Senin, dia tidak memiliki informasi mengenai penangkapan Zelenovic. Namun media Rusia mengatakan Selasa, tersangka Sebia Bosnia itu ditahan pada 25 Agustus.
Zelenovic bekerja di tempat konstruksi di distrik Khanti-Mansiisk yang berpenduduk jarang selama beberapa tahun dan tinggal dengan nama Petrovich, kata Interfax, mengutip sumber polisi yang tak disebutkan namanya.
Zelenovic, seorang polisi militer di kota Foca di Bosnia timur pada saat perang Bosnia, dicari karena kaitannya dengan kekejaman yang dilakukan setelah pasukan Serbia merebut kota itu.
Satu dakwaan 2001 yang diamandemen menuduh Zelenovic dan rekan polisi militernya, Gojko Jankovic, dengan masing-masing 14 tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggaran undang-undang atau adat-istiadat perang untuk penyiksaan dan pemerkosaan.
Komandan tentara Serbia-Bosnia Ratko Mladic dan bekas presiden Radovan Karadzic termasuk di antara beberapa orang yang masih bebas berkeliaran yang menghadapi tuduhan kekejaman dalam perang yang dipicu oleh bercerai-berainya Yugoslavia pada 1990-an itu.
Hubungan Serbia dan Bosnia dengan Barat di masa depan bergantung sebagian besar pada dibawanya tersangka penjahat perang ke pengadilan. Rusia dituduh oleh penuntut pengadilan PBB di Denhaag Carla del Ponte tak cukup berbuat untuk mencari pelarian yang bersembunyi di negara itu.
Jenderal polisi Serbia Vlastimir Djordjevic yang meninggalkan Serbia lima tahun lalu akan menghadapi dakwaan di Denhaag dan telah lama didesas-desuskan dia tinggal di Rusia. Rekan tertuduh Zelenovic, Jankovic, yang menyerahkan diri pada pemerintah Serbia Bosnia Maret, juga dilaporkan pernah bersembunyi di Rusia, tapi pemerintah Rusia membantah telah melindunginya. (ant/rtr/cha)