Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dituduh Mata-Mata, Pendeta Asal AS Diusir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2005 04:08
Bagikan
Bagikan

 
Selasa, 18 Oktober 2005
 

Hidayatullah.com–Presiden Venezuela Hugo Chavez, Rabu (12/10) lalu memerintahkan mengusir misionaris Kristen, New Tribes Mission asal AS yang bekerja dengan kelompok pribumi untuk meninggalkan negara itu setelah menuduh mereka sebagai penyusupan imperialis dan mata-mata.

"Saya telah memberikan perintah itu, New Tribes Mission, harus meninggalkan Venezuela. Ini adalah benar-benar penyusupan imperialis, yang membuat saya malu," kata Chavez yang mengenakan seragam militer dan baret merah.

"Ini adalah penyusupan imperialis, CIA, mereka mengumpulkan informasi penting dan strategis, di samping itu mereka juga mengeksploitir penduduk pribumi kita," katanya. "Kita tidak ingin memperlakukan mereka dengan kasar, tapi hanya memberikan mereka waktu untuk berkemas-kemas dan pulang."

Chavez juga menuduh, kelompok misionaris, New Tribes Mission, telah membangun kemah-kemah mewah dan memanfaatkan kaum miskin. "Pelanggaran terhadao kedaulatan  nasional kita  harus segera distop," ujar Chavez sebagaimana dikutip Al-Jazeera.net.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia tidak mengatakan kapan misi itu akan meninggalkan Venezuela dan tidak mengungkapkan bukti tuduhan-tuduhannya itu.

Ia tidak mengatakan kapan misi itu akan meninggalkan Venezuela dan tidak mengungkapkan bukti tuduhan-tuduhannya itu.
 
Chavez, yang dipuji oleh para pendukungnya karena memperjuangkan kaum miskin, mengemukakan hal itu dalam satu acara di Negara bagian Apure untuk menyerahkan tanah, traktor dan kredit untuk membantu kelompok pribumi.

Pengumuman itu dikeluarkan beberapa hari setelah Robertson, seorang pemimpin konservatif Kristen yang mendukung Presiden AS George W. Bush yang mengecam Chavez, menuduh dia mendanai Uama bin Ladi dan berusaha memperoleh bahan atom dari Iran.

Chavez  mengatakan, revolusi sosialis nya sedang melawan pengaruh AS dan menangguhkan izin para misionaris asing sejak Agustus setelah seorang pendeta fundamentalis asal Amemrika yang dikenal pembenci Islam, Pat Robertson, mengimbau pihak pemerintah Amerika untuk membunuh presiden Venezuela itu meski Robertson kemudian meminta maaf.

New Tribes Mission berpusat di Florida, adalah sebuah kelompok pengabar Injil yang melatih dan mengkoordinasi misionaris Kristen untuk sasaran  daerah-daerah terpencil, memiliki 160 pengabar injil di Venezuela yang bekerja dengan 12 kelompok pribumi.

Organisasi ini  mempunyai 3200  pekerja dan beroperasi di  17 negara-negara ke luar Amerika Latin, Asia  tenggara Dan Afrika Barat.

Kasus seperti ini bukan pertama kalinya. Di Aceh, pasca gelombang tsunami, ratusan organisasi Kristen berkedok lembaga bantuan dan LSM langsung masuk ke berbagai daerah terpencil dan melakukan berbagai aktifitasnya. Bedanya dengan Chavez, pemerintah Indonesia banyak diamnya. (al-jazeera.net/chi/cha)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Larang Pejabat AS Masuk Al-Azhar
Tulisan selanjutnya Penduduk Iraq Tangkap Warga AS “Pelaku Bom Mobil”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?