Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Persidangan Skandal Daging Kuda Eropa, Banyak yang Terlibat Termasuk Dokter

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2022 08:33 8:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2022 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pedagang kuda, dokter hewan, pedagang ritel dan profesional industri perdagingan termasuk di antara 18 orang yang diadili di Marseille pada hari Selasa (6/6/2022). Mereka dituduh menjalankan jaringan luas di Eropa yang menjagal dan memperdagangkan daging kuda yang tidak layak untuk konsumsi manusia.

Kasus ini berawal dari investigasi tahun 2013 yang mengungkap kejanggalan dalam sertifikat kuda pekerja, kuda pemuliaan, kuda olahraga, kuda pacu dan bahkan kuda poni yang berakhir di rumah-rumah jagal di Prancis.

Para terdakwa utama – berasal dari Prancis, Jerman, Belgia, Belanda dan Spanyol – dijerat dengan dakwaan “penipuan terorganisir”, pemalsuan dan kecurangan pada barang dagangan yang membahayakan kesehatan manusia. Mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Berada di puncak adalah saudagar kuda ternama asal Belgia Jean-Marc Decker, yang menurut jaksa membentuk sebuah geng terorganisir yang memperdagangkan daging kuda ilegal. Kelompok itu antara 2010 dan 2013 memasukkan sebanyak 4.700 kuda ke berbagai rumah jagal di Prancis bagian selatan.

Sedikitnya 150 kuda diambil dari pemiliknya dengan cara tipu-tipu, diyakinkan bahwa kuda dibawa ke tempat-tempat pendidikan pertanian atau sekolah untuk anak cacat, dan digunakan untuk latihan atau terapi, lansir AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah diambil dari pemiliknya, kuda-kuda tua itu diduga diekspor ke Belgia dan dilengkapi dengan sertifikat kesehatan palsu dari Belgia, Jerman dan Belanda sebelum dijual ke rumah-rumah jagal di Prancis bagian selatan.

Aline Oudin, warga Meurthe-et-Moselle, memberikan kesaksian bahwa seseorang memperdayainya agar bersedia menyerahkan seekor kuda berusia 28 tahun dengan janji hewan itu akan menikmati masa pensiun menyenangkan di sebuah pertanian yang tenang.

“Saya sangat terluka … kuda itu dulu bagian dari keluarga,” ujarnya, setelah mengetahui bahwa kudanya ternyata dijagal.

“Para dealer ini bandit, tapi saya menyalahkan dokter-dokter hewan yang menjadi bagian besar dalam operasi perdagangan ilegal ini.”

Hewan yang pernah terinfeksi parasit atau menerima pengobatan medis tertentu dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia.

Kuda milik Oudin, yang dijagal di Alès, pernah mendapatkan pengobatan untuk menyingkirkan serangga, cacing dan obat anti-inflamasi.

Di Alès itulah, kota kecil di wilayah Gard, pihak berwenang pertama kali menemukan sejumlah kuda dengan sertifikat kesehatan palsu 

Sebuah perusahaan di Alès, yang menyuplai daging ke 80 toko daging di Prancis selatan, dijerat dakwaan karena dituding melanggar protokol kesehatan sanitasi.

Perusahaan itu, Equi’d Sud d’Alès, mengira daging yang dijualnya berasal dari Prancis.

Salah satu terdakwa adalah dokter hewan asal Belgia yang memfasilitasi jaringan itu dengan 154 dokumen kosong, termasuk blanko catatan kesehatan hewan.

Dua dokter hewan Prancis dituduh pura-pura tidak tahu atau sengaja menutup mata saat melakukan inspeksi di sejumlah rumah jagal di Alès. 

Kasus ini akan disidangkan sampai 24 Juni dan akan disusul dengan dua gugatan hukum lain pada Januari dan September 2023.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaBelgiadokter hewanEropaJermanPrancisrumah jagalskandal daging kudaSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh As Sudais Kecam Penghinaan Nabi Muhammad SAW
Tulisan selanjutnya Dakwah Membangun Ekonomi Umat, Butuh Banyak Sumber Daya Kompetitif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?