Senin, 24 Okober 2005
Hidayatullah.com–Seorang pejabat tinggi Amerika di Kuala Lumpur minta kepada Malaysia agar membantu dalam mempersempit kesenjangan antara Washington dan Dunia Muslim. Karen Hughes, wakil Mentri LN Amerika Urusan Diplomasi Publik, hari Ahad mengatakan, Malaysia yang mayoritas penduduknya Muslim dapat memainkan peranan penting dalam menghadapi teror.
Hughes mengatakan Malaysia adalah contoh bagi negara-negara lain di dunia mengenai bagaimana agama dan kebudayaan yang berlain-lainan dapat hidup bersama dalam suasana toleransi.
Hughes, mantan pembantu senior Presiden Bush di Gedung Putih, tiba di Malaysia untuk mengadakan kunjungan muhibah setelah kunjungan serupa ke Indonesia, negara yang mempunyai penduduk Muslim terbesar di dunia.
Ia menghadapi tentangan keras di kedua negara mengenai perang di Iraq. Tetapi, Hughes mengatakan, keputusan Presiden Bush untuk menggulingkan Saddam Hussein diambil demi kepentingan terbaik keamanan global. Utusan Amerika itu menurut rencana akan bertemu dengan Wakil PM Malaysia Najib Razak, Senin ini.
Sebagaimana diketahui, hubungan Islam dan AS beberapa tahun belakangan ini semakin buruk setelah Amerika melakukan penyerbuan terhadap Afghanistan dan Iraq.
Kasus ini semakin runyam setelah banyak para tentara Amerika melakukan pelanggaran dan pelecehan yang membuat tersinggung perasaan umat Islam. Kasus terbaru di mana para tentara Amerika melakukan pembakaran terhada dua pejuang Taliban dengan menghadap ke kiblat. (voa/hid/cha)