Selasa, 15 November 2005
Hidayatullah.com–Menukil pernyataan Adil Abdul Mahdi, Wakil Presiden Iraq ini, TV Iraq kemarin malam melaporkan, dalam kesepakatan dengan Donald Rumsfeld, Menhan AS, telah ditetapkan jumlah pasukan militer AS di Iraq, akan dikurangi pada tahun 2006.
Abdul Mahdi menekankan, proses keluarnya pasukan AS ini akan dimulai sejak awal 2006, dan pada tahun tersebut, sejumlah besar dari mereka akan meniggalkan Iraq. Pada saat ini, 160 pasukan militer asing berada di Iraq.
Sementara itu, Ibrahim Ja’fari, PM Iraq, Ahad kemarin juga menyatakan harapannya, bahwa secepatnya pasukan Iraq
Iraq akan mengambil alih tugas-tugas keamanan. Mayoritas warga Iraq menginginkan keluarnya pasukan penjajah Amerika, karena mereka meyakini bahwa kehadiran pasukan militer asing merupakan penyebab utama berbagai kekacauan di negaranya. (irib)