Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

UE-AS Lancarkan Perang Diplomatik Baru Lawan Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2005 07:33
Bagikan
Bagikan

Senin, 28 November 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Uni Eropa (UE ), Amerika Serikat (AS) akan melancarkan perang diplomatik putaran baru dengan Iran berkisar masalah nuklir. Cara Amerika ini sudah kesekian kali sebagai usaha menekan Iran.

Menurut pengaturan sidang itu, Direktur Jenderal IAEA, Mohamed El Baradei akan menyerahkan sebuah laporan baru kepada wakil dari 35 anggota Dewan IAEA mengenai kemajuan masalah nuklir Iran, sedangkan para peserta sidang akan terus mengadakan diskusi mengenai penyelesaian masalah nuklir Iran.

Sebelumnya, masyarakat internasional secara merata berpendapat, AS dan UE akan mendorong sidang kali ini untuk meloloskan resolusi, agar masalah nuklir Iran diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB.

Namun, media Wina Senin lalu menurut sumber diplomat AS dan UE mengungkapkan, bahwa AS dan UE sudah memutuskan untuk sementara tidak mempertimbangkan soal mendorong sidang untuk menyerahkan masalah nuklir Iran kepada Dewan Keamanan PBB, tetapi mencoba mendorong sidang untuk mengeluarkan sebuah pernyataan mengenai penemuan terbaru IAEA, dan mengajukan kritik terhadap Iran yang mungkin mempunyai grafik teknologi inti hulu peluru nuklir serta mengusahakan kegiatan nuklir lainnya yang mengkhawatirkan.

Analis berpendapat, AS dan UE berbuat demikian dimaksudkan untuk memberi waktu yang lebih banyak kepada Rusia untuk menasehati Iran menerima sebuah konsep kompromi, agar kegiatan pengayaan uraniumnya dialihkan ke Rusia.

Apabila Rusia berhasil menasehati Iran untuk menerima usulan tersebut, maka secara teoritis Iran akan kehilangan syarat untuk menghasilkan bahan bakar nuklir kelas senjata, sehingga menipiskan kekhawatiran AS dan UE terhadap program nuklir Iran.

Jika Rusia gagal, maka akan sangat lemahnya suara Rusia dan sejumlah anggota IAEA lainnya yang menentang untuk menyerahkan masalah nuklir Iran kepada Dewan Keamanan PBB.

Selain itu, di dalam tubuh IAEA, anggota yang menentang usulan AS mengenai soal nuklir Iran bertambah lagi selain Venezuela, yaitu Belarus, Kuba dan Suriah. Apabila AS dan UE secara paksa mendorong penyerahan masalah nuklir Iran ke Dewan Keamanan, maka mereka akan menghadapi rintangan yang sangat besar. Oleh karena itu, AS dan UE kali ini mengambil taktik " mundur untuk maju ", berupaya agar Rusia mendekati atau menerima pendiriannya, dengan harapan menyerahkan sekaligus masalah nuklir Iran kepada Dewan Keamanan kalau syaratnya sudah matang di kemudian hari.

Sementara itu, pihak Iran sendiri nampaknya tak takut berbagai tekanan Amerika dan sekutunya.

Sebagaimana diberitakan di Radio Irib, pekan ini di Iran justru memperingati pekan basij atau pasukan relawan. Tahun 1979, Imam Khomeini, pemimpin besar revolusi Iran pernah mengeluarkan instruksi pembentukan sebuah lasykar besar yang dianggotai oleh para relawan.
Dalam ungkapan terkenalnya, Imam Khomeini menyatakan keinginannya untuk membentuk sebuah pasukan tangguh dengan jumlah personil 20 juta orang. Pasukan sebesar ini tidak ada tandingannya di dunia. Instruksi Imam Khomeini inilah yang melandasi berdirinya pasukan relawan Basij.

Boleh jadi, peringatan ini juga dimaksudkan untuk tak gentar melawan segala ancaman Amerika Serikat. (ap/sib/irib/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwan Raih 28 Kursi di Parlemen Mesir
Tulisan selanjutnya ‘Radikalisme’ dan ‘Terorisme’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?